Bingung mau cerita pisah-pisah, jadi mending digabung ajalah semua…

* * * *

Interview Ijin Tinggal

Kemarin akhirnya aku interview di kantor imigrasi juga di Malmö. Berangkat dari rumah jam 9 pagi, sampai Malmö masih kecepetan 1 jam. Akhirnya aku dan bubu puter-puter pusat kota ngeliatin stan-stannya Malmöfestival yang belum buka. Oh iya, Malmöfestival itu perayaan tahunan gitu deh. Helsingborg juga punya pas bulan puasa kemarin. Biasanya festival ini berlangsung 2-3 hari. Tapi di Malmö malah seminggu penuh… ckckckck..

Balik lagi ke masalah interview, setelah puas jalan-jalan kami langsung menuju ke kantor imigrasinya yang lokasinya ternyata ga terlalu jauh dari rumah mertua. Sampai sana kasih surat yang dikirimin sama kantor imigrasi ke bagian informasi dan kami pun mendapatkan nomor antri. Selama nunggu aku deg-degan abis. Takut aja ga bisa jawab pertanyaan yang dikasih sama petugasnya. Kebalikannya, si Bubu malah keliatan santai banget.

30 menit pun berlalu, makin lama jumlah antrian makin sedikit dan pada akhirnya giliran kami pun tiba. Aku dan Bubu masuk ke sebuah ruangan cukup luas dengan meja petugas berjejer memanjang di sebelah kanan dan kiri ruangan. Tiap meja dilengkapi dengan alat pengambil foto, scan jari dan tanda tangan. Ruangannya pun hanya disekat biasa gitu. Aku akhirnya bisa bernapas lega. Tadinya aku pikir kalau interviewnya bakalan di sebuah ruangan kecil yang hanya ada  sebuah meja dan beberapa kursi serta kaca satu arah di salah satu dindingnya, trus petugasnya dengan muka galak dan mengintimidasi akan duduk di hadapanku sambil megang sebuah map. Eh kalo itu mah ruangan interogasi di tv series detektif yaa??  Kebanyakan nonton tipi ya begini deh jadinya.

Enihooo… Petugas yang melayani kami kemarin itu seorang mba-mba manis yang masih muda (kalo caucasian gitu agak aneh ya dipanggil mba -__-”). Dia menanyakan kelengkapan berkas kami seperti passport dan personbervis dengan ramah dan santai. Setelah semua lengkap, akhirnya giliranku juga di wawancara sementara Bubu harus keluar lagi dan nunggu gilirannya dia.

Pertanyaannya sih tentang keseharian aku dan bubu, seperti contohnya: Kenal dimana? Udah pernah ketemu orang tuanya ato belum? Tinggal di apartemen atau villa? (rumah di Swedia disebutnya villa) Yang masak sehari-harinya siapa? Kalau waktu luang sukanya ngapain aja? dsb. Yah kurang lebih kayak gitu. Aku pun sebisa mungkin menjawab dengan jelas setiap pertanyaan dengan bahasa Swedia. Cuma sekali butuh pakai bahasa Inggris waktu jelasin kerjaannya bubu ke dia.

Kelar aku interview, gantian si Bubu yang masuk dan di interview dengan pertanyaan yang kurang lebih sama. Setelah sekitar 15 menit proses interview kami berdua, aku pun diambil fotonya dan si mba petugas pun dengan muka penuh senyum bilang kalau sepertinya ga ada masalah dengan aplikasiku dan aku tinggal nunggu kartunya dalam waktu seminggu ini. Fiuuuuh..

Di jalan pulang dari kantor imigrasi aku nanya ke bubu tentang jawaban dia di beberapa pertanyaan. Ternyata ada pertanyaan yang jawaban kita ga nyambung sama sekali.. Buahahahahah.. Kayak waktu aku ditanya suka foto-foto apa? aku bilang foto makanan. Pas si bubu ditanya pertanyaan yang sama “istrinya suka foto-foto apa?” jawaban dia dengan tegas dan singkat “Bunga!” Doeeeeeeng… bunga dari Hong Kong!!!… -___-” pas aku tegur, si Bubu baru bereaksi.. “oh iyaaaaa… aku ga kepikiran kamu foto-foto makanan” #ngik

So yeah, sekarang tinggal duduk manis nunggu suratnya datang. Semoga sih ga pake lama lagi… Setidaknya sekarang udah lega sedikit. Fiuuuh..

* * * *

Fifty Shades Trilogi (Review)

Kayaknya Novel karya E.L James ini lagi heboh banget dimana-mana ya? Aku sendiri juga baru taunya dari temen-temen WA. Karena penasaran akhirnya baca juga deh.

Novel ini awalnya adalah fan-fictionnya Twilight yang kemudian dijadiin buku. Jadi ga aneh kalau karakter di novelnya dan beberapa detail lain agak-agak 11/12 sama Twilight. Bedanya di 50′s shades ga ada soal vampir-vampiran. Semua orang biasa aja.

Tokoh utama pria di novel ini adalah Christian Grey. Grey diumurnya yang baru 27 tahun udah berhasil menjadi CEO perusahaannya sendiri dan jadi salah satu orang terkaya di Seattle. Parasnya tampan luar biasa dengan rambut agak berantakan dan berwarna coklat cooper. Salah satu sifatnya yang paling mencolok adalah kebiasaannya berbicara kayak orang tua, over-protective bahkan cenderung stalker. Hayo pas baca gitu langsung kebayang siapa? Pastinya Edward deh! Ya ga?

Sementara itu untuk tokoh utama perempuannya ada Anastasia Steele yang berambut coklat panjang dan berkulit agak pucat. Sifat dasarnya Steele ini pemalu, tapi keras kepala luar biasa. Kadang-kadang agak sedikit self loathing dan suka ga mikirin keselamatan diri sendiri. Selain itu dia juga agak clumsy, bahkan dia sempat berpikir kalau dia punya dua kaki kiri saking sering keserimpetnya. Udah kebayang kayak siapa?? yah ngerti sendiri deh.. Hahahahaha..

Walaupun secara penokohan mirip (ya namanya juga awalnya fan-fiction yaaa, pastilah mirip one way or another), tapi inti cerita dari trilogi 50′s shades ini jauh beda sama Twilight. Kalau si Twilight, rahasia terbesarnya Edward adalah kenyataan kalau dia itu vampir, di 50′s shades Grey itu ternyata pencinta gaya hidup BDSM (untuk keterangan apa itu BDSM, langsung aja klik di linknya yaa.. saya ga tega jelasinnya di sini.. hehehehe). With that said, jadilah yang paling mendominasi novel ini adalah adegan BDSM-nya itu sendiri dan dijelaskan secara explicit – ga pake sensor (setidaknya di buku pertama lumayan banyak, di buku ke2 & 3 lebih mendingan). Jadi bisa dipikirkan sendiri ya kadang-kadang isi novelnya apa…

Overall, despite all the explicit sex scene written all over the series… trilogi ini cukup lumayan juga. Buku pertama sih bosenin karena masih perkenalan tokoh-tokoh dan segala macam drama disekitarnya, tapi buku ke-2 & ke-3 udah mulai ada konfliknya. Favoritku sendiri sih adalah buku ke-2. So muuuch dramaaaaaaa.. me likey.. hahahaha.

* * * *

The Hunger Games Movie

Setelah menanti lama, akhirnya aku nonton juga The Hunger Games. Karena aku udah baca seluruh bukunya, jadi mau ga mau aku akan melihatnya sebagai adaptasi, sehingga ekspetasiku pasti akan lebih besar. Si bubu nontonnya sebagai pemirsa baru yang ga tau apa-apa sama sekali. Jadi rasanya bakalan beda nih nanti pendapatnya.. hehehehe..  Dan menurutku? Filmnya baguuuusss…

Durasi 142 min ga berasa lama dan filmya pun ga keliatan bertele-tele. Bahkan aku ngerasa kurang lama.. ahahahaha.. Secara keseluruhan sih oke lah, setiap bagian penting dari bukunya ada di film ini. Pemilihan aktornya pun rasanya pas-pas aja. Aku paling suka sama Josh.. Abis manis..

Cuma walaupun aku puas banget dengan filmnya, ada beberapa bagian yang aku agak kecewa (sedikit). Seperti asal usul pin mockingbirdnya Katniss, rasanya akan lebih dramatis kalau sesuai sama bukunya, tapi mungkin supaya lebih simple kali ya, jadi diubah gitu. Trus bagian yang aku kecewa karena ternyata ga ada adalah waktu Katniss & Peeta secara serentak “nyerang” Haymitch pertama kali waktu sarapan, dan akhirnya hal itu yang bikin Haymitch berubah pikiran dan akhirnya niat untuk jadi mentor mereka. Entah kenapa waktu aku baca adegan itu di bukunya, berkesan banget aja. Jadi pas ga ada di film, rasanya sedih saya. Dan yang terakhir adalah waktu Katniss & Peeta tinggal berduaan dan ternyata peraturan 2 pemenang direvoke. Rasanya buru-buru banget gitu deh. Kurang santai…

Kalau untuk Bubu, keliatan dia agak sedikit bingung dengan beberapa detail di filmnya. Jadi sepanjang film, kadang aku musti jelasin sedikit kok bisa gitu, dll. Cuma walaupun gitu setelah filmnya selesai dia bilang kalo filmnya bagus dan dia suka. Haaaaaah senangnyaaa.. siapa tau nanti pas Catching Fire rilis, bisa diseret ke bioskop kan..

* * * *

Soal SuJu Lagi…

Beberapa postingan yang lalu aku cerita kalau sekarang lagi terkesima sama SuJu a.k.a Super Junior. Nah, saat itu aku masih ga tau siapa itu siapa karena rasanya muka sama semua, terkecuali Siwon sama KyuHyun. Setelah nulis posting tersebut aku mulai rajin cari video-videonya SuJu di yutub dan ternyata ketemu banyak banget yaaaaah.. ahahaha.. Kebanyakan sih aku nontonin game show atau kompilasi dari fans-fans gitu deh. Dan sekarang aku tau kenapa si KyuHyun bisa disebut evil maknae dan juga ternyata tingkahnya tengil luar biasa ya kalo sehari-hari. Mulutnya tajem banget kalo ngomong ato nyeletuk. Beda banget gitu sama gayanya di video klip atau konser yang keliatan cool, serius, pendiam dan pemalu. Ketipu sayah.. Tapi bukannya sebel malah makin cinta sih..

Efek lain dari rajin nonton video-nya SuJu di yutub adalah jadi mulai bisa bedain muka setiap anggotanya. Setidaknya 9 anggota terakhir yang masih aktif ini lah udah tau DongHae itu yang mana, Leetuek itu yang mana, dsb. Anggota Suju yang lama-lama (diluar 9 itu)? jangan harap lah.. ga terlalu peduli juga..

Ngomong-ngomong soal DongHae.. ceritanya 2 hari yang lalu aku lagi browsing video klipnya SuJu kan dan ketemu lagu “Super Girl” yang versi bahasa Korea. Awalnya sih agak-agak males dengerin karena si Siwon nyebut Super Girlnya “Syuper” -__-”, tapi ga tau kenapa hari itu lagi iseng mau nonton sampai abis dan akhirnya saya TERKESIMA BERAT sama DongHae.. OMG.. Ga tau itu pengaruh jogedannya yang asoy banget (terutama di bagian “my love.. my love“) atau kacamatanya. Intinya.. saya sukaaaaaaaak…

Manis banget yaaaaaaaaaaaaaah.. astagaaaaaaah… O_O *lap iler*

* * * *

Bebe & Bubu

Setelah dipikir-pikir, ternyata udah lama ga mejeng foto narsis berduaan sama si Bubu. Ga tau kenapa lagi males aja foto-foto sendiri. Nah, kebetulan pas ulang tahun mertua bulan lalu adeknya sempet moto kami berdua. Jadi aku pajang aja deh di sini. Btw, si Bubu kok keliatan endutan ya kayaknya?