Saving Memories with Peachtree Print

Sekitar satu tahun yang lalu (tepatnya Agustus 2014), gue memulai proyek album photobook pertamanya Baby Jo. Niatnya sih ketika Jo merayakan ulang tahun pertamanya (atau setidaknya ga jauh dari itu) albumnya udah jadi dan bisa dipajang di rumah. Tapi apa daya yaaaah, yang namanya niat kadang ga berbanding lurus sama usaha. Proyek albumnya pun terbelangkai begitu aja selama berbulan-bulan.

Sampai akhirnya waktu mulai mendekati hari H kami harus berangkat ke Indonesia baru niat melanjutkan desain albumnya muncul kembali. Alasannya karena kami berdua ingin memberikan album photonya si anak bayik sebagai kado ulang tahun farmor dan tatungnya Jo.

Karena proses ngedesain albumnya Jo baru kelar mepeeeeeet banget sebelum kami berangkat, akhirnya untuk dijadikan photobook kami harus mencari tempat print di Jakarta. Sempat mempertimbangkan beberapa percetakan yang sudah dibahas oleh teman-teman blogger di post gue yang lalu, ketika gue memamerkan photobook gue yang pertama. Tapi berhubung gue malas membawa file desain ke Indonesia (menuh-menuhin hard disk bokk!), gue lebih memilih tempat percetakan yang bisa menerima file melalui layanan cloud drive seperti dropbox. Dan pucuk di cinta ulam tiba, Peachtree print menawarkan service tersebut. Alhamdulillah. Filenya pun dengan selamat terkirimkan bahkan sebelum gue menginjakkan kaki di Bandara Soeta.

Proses pembuatan photobooknya sendiri agak molor dari perkiraan 14 hari kerja yang mereka janjikan karena kepotong liburan lebaran dan ini itu. Sempet spaneng juga karena makin hari makin mepet hari H ultahnya bokap. Tapi persis sehari sebelum acara, album berhasil sampai dengan selamat di rumah ortu. Yeaaaay, jadi deh ngasih kado ke tatungnya Jo.

Selama ini gue sudah beberapa kali kecewa akan hasil cetakan dari beberapa tempat percetakan. Sakit hatinya tuh nusuuuuk banget kalau liat desain yang kita kerjakan dengan susah payah jadi hancur berantakan karena proses cetak yang asal-asalan atau menggunakan fasilitas/bahan seadanya. Kekecewaan ini ga hanya gue rasakan di Indonesia loooh. Di Swedia pun sempat gue mau nangis begitu nerima hasil print photobook yang awut-awutan kayak di print pakai printer rumahan.

So that’s why gue agak H2C selama menunggu photobooknya Jo selesai. Namanya juga mau dikasih sebagai kado kan. Ga mungkin lah ngasih hasil yang jelek. Namun begitu albumnya sampai, hati ini rasanya lega sekali. Saat gue terima, packingan albumnya terbungkus rapi menggunakan bubble wrap dan plastik, sehingga bentuknya tetap rapi dan aman selama diperjalanan tanpa takut kotor atau penyok-penyok. Begitu dibuka plastiknya aku pun terpana..

Tjakep bokk hasil printannya.

album-jo-01 album-jo-02 album-jo-03 album-jo-04 album-jo-05album-jo-06

Pardon the messy photos. Sebelum sempet pepotoan pakai kamera besar, udah keburu kebanjur air kameranya.. T_T . Jadi terpaksa pake kamera pocket (dengan cahaya yang jelek banget) deh poto-poto albumnya. But eniho, album bertipe Magazine ini menggunakan matt paper OG import, 210gr , cover ap150 gr di laminate doff

(video) the look of the entire album… enjoy

Kertas yang gue pilih adalah kertas matt paper dan covernya juga di laminating doff. Alasan dari pilihan gue di atas dikarenakan (menurut gue pribadi), kertas matt dan laminating doff itu sangat cocok untuk photobook. Memang siiih, kalau menggunakan kertas foto glossy warna-warna fotonya terlihat lebih cerah, vivid, dan lebih hidup. Namun di sisi lain, pada permukaan kertas glossy cenderung gampang meninggalkan jejak jemari. Nah, photobook kan emang niatnya untuk dibuka tutup tuuuh. Ga kece dong ah kalau setelah 12312x buka tutup, isi albumnya jejak jempol dan telunjuk semua.

Puas dengan hasil print album Jo, gue pun memutuskan untuk membuat album perjalanan kami selama di HongKong kemarin. Itung-itung sebagai kenangan lah selama di sana. Bedanya dengan album Jo, kali ini desainnya dibuat oleh pihak Peachtree dan bentuk albumnya pun menggunakan tipe seamless alias yang bisa dibuka flat.

Loh kok tumben ga desain sendiri Be?

Abis ga ada komputernyaaaa.. huhuhu. Jadi tak apalah sekali-sekali bebas tugas terima beresnya aja.

Dan hasilnya seperti apa?

Hmmm.. Memang kalau biasa desain sendiri dan gantian dibikinin orang lain tuh tingkat kepuasannya beda yaaah. Bukan berarti desainnya jelek siih. Cuma beberapa ada yang kurang sreg aja sama selera gue. But ofkors, desain yang mereka berikan bukanlah harga mati yang ga bisa direvisi. Beberapa permintaan perbaikan yang gue ajukan diterima dengan senang hati (and believe me, permintaan gue ga sedikit loooh.. ehehehe.. Puk puk desainernya Peachtree) oleh mereka. Setelah desain akhir sudah gue ACC, kasih jempol tanda setuju, album pun langsung dengan segera masuk ke proses printing. And the final result is….

album-HK-01 album-HK-02 album-HK-03 album-HK-04album-HK-05 LOOOOVE the seamless – lay flat design. Bahan kertasnya tebaaal dan surprisingly ringan banget loooh.

The Verdict:

Overall, gue puas banget akan album-album hasil cetakannya Peachtree. Servicenya OK, setiap email yang gue kirimkan selalu dibalas dalam 1-2 hari kerja. Kualitas kertas yang dipakai bagus banget. Hasil printnya juga ga ada yang pecah atau missed color dari file yang gue berikan. Benar-benar perwujudan bentuk desain yang gue ciptakan, dari komputer menjadi nyata (ga lebay! Haha).

Untuk album jalan-jalan ke HongKongnya juga keren. Foto-fotonya ga ada yang berantakan, padahal file foto yang gue berikan campuran dari hasil foto HP, kamera poket dan DSLR. Dan bentuk album seamless yang bisa dibuka flatnya itu loooh.. kece abiiissss. Sayang aja untuk album seamless ini mereka ga bisa membuat terlalu tebal karena jaitannya susah. Jadi hanya terbatas untuk 50-70 buah foto saja dalam satu album. Buat gue yang sukanya pingin masukin banyak foto kalau segitu doang mah rasanya kuraaaang.. huhuhuhu.

Oh iya, TIPS aja jika proses desain dilakukan oleh pihak Peachtree. SELALU minta mereka untuk mengedit tone foto-fotonya sehingga hasilnya senada dan seirama. The thing is, mereka lebih banyak mencetak album hasil desain jadi, dimana nyaris semua (termasuk gue ketika mencetak albumnya Jo) ga mau filenya diutak-utik lagi. So ketika mereka yang mendesain albumnya dari awal, suka lupa dan kelewat aja sesi koreksi tone.

Soal harga, menurut gue cukup terjangkau. Harga album photobooknya Jo yang bertipe Magazine dimulai dari Rp. 212.000,- untuk 10 halaman (5 sheet). Misalnya lebih dari itu, dihitung berdasarkan tambahan per halamannya. Sementara harga album Seamless-nya mulai dari Rp. 308.000,- per 10 halaman ukuran A4 dengan jenis kertas matt paper. Trus ongkos desain album per-halaman adalah Rp. 15.000,-. Not bad lah yaaa..

Harapan gue untuk pihak Peachtree, semoga mereka bisa membuat layanan desain online dimana kita bisa mendesain photobook sendiri dan semuanya terkirim secara otomatis ke mereka tanpa harus pakai dropbox, dll. Mirip-mirip yang biasa gue gunakan di Swedia sini. Untuk desain albumnya juga kalau bisa lebih variatif, karena sekarang agak sedikit generik yaa (although I know kalau soal desain mah udah tergantung selera bangeeet). Dan satu lagi, untuk album seamlessnya juga semoga bisa lebih banyak halaman. Ga perlu kertasnya setebal yang sekarang, tapi ga setipis yang di tipe magazine juga. Macam hybridnya tipe Magazine + Seamless gitu lah. THAT WOULD BE AWESOOOOMEEE!!

So, bagi teman-teman yang sedang mencari tempat untuk membuat photobook, jangan lupa cek-cek Peachtree Print ya. Apalagi bagi teman-teman blog Bebenyabubu, kalian bisa mendapatkan diskon 10% untuk pemesanan pertama loh (ga termasuk biaya desain ya). Cukup bilang kalau kalian tau tentang Peachtree dari Bebenyabubu.com ketika memesan.

Peachtree Print
Jl. Gading Putih Raya blok CB 2 no. 12A
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
e-mail: info@peachtree-print.com
www.peachtree-print.com
Facebook.com/peachtreeprint

– – – – – – – –

Disclosure: Review ini bukan review berbayar. Produk yang disebutkan di dalam post ini merupakan produk Peachtree yang diberikan untuk direview namun penulis tidak menerima kompensasi dalam bentuk lain. Seluruh pendapat yang tertulis merupakan opini pribadi berdasarkan dari pengalaman dan hasil produk yang diberikan.



Advertisements

More about Bébé

An Indonesian who currently living in Helsingborg, Sweden. A wife and a mom of two cute baby girls. A gadget-freak, manga lover and k-pop listener. Has a passion for photography. Love traveling and cooking.

45 thoughts on “Saving Memories with Peachtree Print

  1. dani

    Waaah. Makasih ya Jo informasinya. Bisa dicoba nih lain kali. Udah lama ga bikin poto album euy.

    Reply

  2. littlethingsonmymind

    wahhhh makasih infonya mba be, kebetulan lagi nyari jasa desain dan cetak foto :))

    Reply

    1. Bébé

      Sama2.. Smg membantu info2nya ??

      Reply

  3. dani

    Be… Makasih yaaaa infonya. Karena bukan postingan berbayar jadi JAUH LEBIH PERCAYA deh. Hihihi. Sukaaa lihat hasilnya. Mau cobain ah kapan-kapan. Makasih yaaaa.

    Reply

    1. Bébé

      Huahahaha.. Capslock jebol ya Dan? ?? btw kok sampe 2x komennya? Segitu terkesimanya yah? LoL

      Reply

  4. Desi

    ahhhh kereeen bangeeettttt albumnyaaa…. gue jadi mulai ngumpulin foto2 anak2 yang dulu deh biar dibikin kayak gitu..kereeeennnn maaak 😉

    Reply

    1. Bébé

      Thank you Des.. Hayo bikin jugaa ??

      Reply

  5. Yeye

    Bagusss.. Gw mah bikin project fotonya Millie aja smpe skrg ga kelar2, payah bgt deh ini males nya hahaha

    Reply

    1. Bébé

      Hahaha.. Ayo domg dikerjain.. Udah ada yg ngantri lagi tuh si Lea.. ?

      Reply

  6. Niee

    Aaaahhh. Ini yang aku males design sendiri bagus neh mbaaakk suka deh. Jadi pengen buat.

    Reply

    1. Bébé

      Hayo Niee.. Tinggal kirim foto aja koook. Tinggal terima beres deh ?

      Reply

  7. Lidya

    hasilnya bagus BE, harganya juga masuk akal

    Reply

    1. Bébé

      Makasih mba.. Iya harganya lumayan banget. Apalagi dibanding di Swedia ??

      Reply

  8. Permai Sari Molyana Yusuf

    :pertamax: infonya be !!
    keren banget jadinya si photobook. eh eniwei, aku lebih suka lihat hasil photobook dengan design mu sendiri deh dibanding yang dibuatin. Mungkin karena modelnya yang lebih bebe banget kali yak 😉

    btw, klo ini bisa secara online pesennya berarti pesen dari sini buat keluarga di Indonesia bojug nih. Soalnya aku mesti selalu dapet pertanyaan “mana foto anak anak?” 😀

    Thanks infonya be :good:

    Reply

    1. Bébé

      Haha makasih Bulur..
      Bisa kok pesennya dr eropa. Paling bayar ttp via bank indo kali ya supaya ngirit fee kirim. Tapi untuk kirim file dll bisa lewat dropbox kok.

      Reply

  9. Lispa

    Suka banget liat foto Jo yang lagi bobo-bobo lucu di rumput :heart:
    Maka berbahagialah Jo kelak jika ia sudah besar, karena banyak foto2nya diabadikan oleh Mamanya dan dikemas sangat menarik. Gak kayak aku, foto2 kecil cuma punya satu2 dan klisenya pun sudah hilang ntah kemana :cry2: :cry2:

    Reply

    1. Bébé

      Hehehe.. Semoga sih nanti kalo Jo punya adek, ga malesan mamanya motoin juga ??

      Reply

  10. sarvic

    Waaaa, tks Be dikasih rekomen vendor yang oke… Aselik baguuss banget hasilnya. Suka sama foto PaBu yang bibirnya ketendang Jo, hahaha…

    Reply

    1. Bébé

      Hahaha.. Iya epic tuh fotonya ?
      Sama2.. Semoga berguna ya infonya ??

      Reply

  11. dessy

    bagusss… tapi karna ditambah faktor Jo yang fotogenik ya jadi hasil fotonya cakep2 semua.

    Reply

    1. Bébé

      Hahaha makasiiiih Des.. ???

      Reply

  12. Jalan2Liburan

    oot , kamera lu kesirem air kenapa bo? bisa dibenerin?

    Reply

    1. Bébé

      Ditaro di tas, trus tasnya dimasukin botol air yang nutupnya ga kenceng. Jadi ya begitulah.. Hahaha.. Untung bisa claim asuransi ??

      Reply

  13. tiwie

    Kereeen bingits be :rose: waah, nambah info vendor printing keceh niiy. Makasi infonya yaa… hehehe, mau jugak bikin utk Emory tp blm bisa sekece mamanya Jo nih feels nya 😀

    Reply

    1. Bébé

      Cb minta mereka yg desain aja Wie. Kasih contoh gt kira2 mau kyk gimana ??

      Reply

  14. Rina

    Waaahhh keren Be, makasih infonyaaa, jadi ikutan ngiler sayaahhh 😀

    Reply

    1. Bébé

      Sama2.. Semoga berguna infonyaa ??

      Reply

  15. Dita

    whuaaaa tapi fotomu kan bagus2 emang mba, jadi layak cetak. Lha kalo punyakuuuu huhuhu

    Reply

    1. Bébé

      Hahaha.. Banyak ngintipin pinterest Dit. Ntar dpt byk ide deh ??

      Reply

  16. chelle

    waaah pengen bikiin…. semoga bisa kirim sampe Semarang XD di Semarang ada tapi lebih mehong lumayan banyak :/ (ngirit)
    eh kak be, kak bebe kalo desain layout buat photobooknya pake apa sih kak? aku… cuma bisa pake sotosop… tapi kan manual bingits ya kalo mau nge layout pake sotosop….. hehehehee

    Reply

    1. Bébé

      Aku pakai photoshop kok Chel desainnya. Emang satu2 gt, tapi enak bisa bebas banget ngaturnya ??

      Reply

  17. Idah Ceris

    Ini baguuuus. Bisa buat referensi. Aku simpen emailnya ya, Mbak.

    Reply

    1. Bébé

      Silahkan. Semoga membantu infonya ?

      Reply

  18. catatan

    huaaa kereeenn amat foto-fotonya be….ntar Jo klo dah mulai ngerti pasti seneng banget liat foto-fotonya

    Reply

    1. Bébé

      Aamiiin. Semoga Ver. Skrg yg menikmati mama papanya dulu deh ?

      Reply

  19. Lydia

    Bagus ya be, bisa jd alternatif nih, aku jg suka bgt bikin photobook, biasanya di photoklip.com, dia tinggal donlot aplikasinya di websitenya, terus kita masukin foto dan desain sendiri langsung kirim online, tungguin 5hari kelar hehehe selalu puas sih selama ini, ini bukan promo ya be hahaha kapan2 aku mau cobain jg deh peachtree..

    Reply

    1. Bébé

      Aaah.. aku baru tau soal photoklip.com itu.. thank you juga buat infonya.. Soalnya selama ini taunya cuma yang model mass printing aja. bukan khusus buat bikin photobook

      Reply

  20. andyhardiyanti

    Itu desainnya Bebe keren ih…
    Jadi pengen bikin photo album buat Sedja juga.. Dari dulu sama kakek neneknya disuruh cetak fotofotonya Sedja. Tapi tau sendiri kan era digital sekarang, udah dipilih pilih tetap aja fotonya banyak banget. Ya kali mau dicetak ratusan lembar yang 4r :wacko: :wacko:

    Reply

    1. Bébé

      Hihihu.. Aku juga nih akhirnya dipaksain bikin photobbok biar sekalian jadi 1 album ga ngeprint satu2.. Abis susah kalo printnya sesatuan gitu..

      Reply

  21. eliza

    Mbak bebe, mauk tau dong desain photo book nya pake app apa ya?. Bole juga dong buat postingan tutorial singkat nya untuk bikin photo book, hehe.

    Reply

    1. Bébé

      Aku pakai photoshop. Hmmm.. Kalau tutorial aku nyar coba dulu yah.. Soalnya bingung jelasinnya.. Hehehe..

      Reply

  22. Saving Memories with Goodies Photo | BebenyaBubu

    […] gue lebih terasa spesial kalau udah diprint. Baik itu didesain dulu menjadi sebuah album, seperti photobooknya Jo ya ini, atau photobook jalan-jalan yang itu, atau diprint besar menjadi hiasan rumah. But then […]

    Reply

Why not leave a comment. It's free of charge :P