Saying Goodbye To Belanja Murah dari Asia

All good things must come to an end… Dan begitu jugalah nasib gue belanja-belinji make-up/skincare Korea langsung dari KorSel. Belum lagi beli-beli perintilan murah, macam passport cover, hiasan-hiasan buat ultah bocil, pena-pena buat corat-coretan “lettering”, strap buat jam, dan lain sebagainya yang biasa gue beli via Ebay atau AlieExpress. Why…? Karena mulai tanggal 1 Maret 2018 kemarin, kantor pos di Swedia memberlakukan sebuah peraturan baru mengenai barang-barang yang dikirim dari...

Dua Bahasa Untuk Jo (Part-3)

Sudah nyaris satu tahun berlalu, artinya ini saatnya untuk mendokumentasikan perkembangan berbahasanya si kakak Jo. Apakah dia sudah mahir berbicara dua bahasa? Atau masih sama? atau malah malah berkurang? Well… Jawabannya adalah… … … dia makin canggih dooong… Bahasa Swedianya. LOL.. Trus.. bahasa Indonesianya? via GIPHY Udah kelaut aja mamiiiih!!...

Our First Ski Trip to Vallåsen

Seringkan mendengar sebuah ungkapan “When in Rome, do as the Romans do”. Nah, itulah yang kami lakukan wiken kemarin. Menyambut datangnya liburan musim dingin yang dimulai hari ini, hari Sabtu kemarin kami mencoba sebuah olahraga yang biasa dilakukan oleh orang-orang Swedia saat liburan, yaitu bermain ski. Ceritanya pingin merangkul kehidupan di Swedia gitu degh.. LOL. Eniho, walaupun di daerah selatan Swedia tahun ini bisa dibilang miskin salju, tapi ga berarti kami...

Dream of Light at Dröm Ljus, Helsingborg 😍

Memanfaatkan waktu malam yang lebih panjang di musim dingin ini, kota Helsingborg kembali mengadakan sebuah festival yang bernama Dröm Ljus, atau Dream Light. Terakhir kali event ini dilakukan, seingat gue tahun 2013 yang lalu. Gileee.. ga berasa udah 5 tahun aja terlewat. Karena yang pertama itu menurut gue berhasil banget bikin kota Helsingborg tambah cantik di waktu malam, ketika Bubu ngajakin untuk jalan-jalan dan menikmati instalasi lampu yang dipajang, gue...

Ketika Kami Menjadi Korban Pencurian Data Kartu Bank

Balik lagi mau cerita tentang perjalanan pulang kampung kami kemarin. Walau secara keseluruhan liburan kami menyenangkan, tapi sepertinya semesta ingin memastikan pengalaman kami itu mbulet, alias ga cuma dapet enaknya, tapi paitnya juga. Kalau tahun 2015 lalu, kami mutung karena gadget kompakan rusak, pulang kampung kemarin kami menjadi korban pencurian data kartu bank. Jadi… belajar dari pengalaman ke Indonesia yang pertama dan liburan ke London tahun berikutnya, kami merasa kalau...