The Pink Season

Begitu memasuki musim semi, salah satu yang sangat sangat SANGAT gue nantikan adalah munculnya bunga Sakura. Pohon yang hanya mekar satu tahun sekali ini udah menjadi favorit gue sejak pertemuan pertama beberapa tahun yang lalu. Kebetulan di dekat rumah ada sebuah taman yang di salah satu sudutnya memang sengaja ditanam pohon sakura. Jadi untuk menikmati keindahan pohon ngepink ini gue ga perlu melalang buana jauh. Cukup berjalan beberapa ratus meter,...

The Warmth of Spring

Spring is here… Udah sejak minggu lalu, cuaca di sekitar kota Helsingborg mulai menghangat. Kostum keluar rumah yang tadinya masih didominasi oleh jaket tebal, kali ini bisa berganti ke yang tipis-tipis aja. Matahari pun ga terlalu pelit untuk bersinar. Hari-hari yang sebelumnya suram kini berganti menjadi cerah ceria. Dengan datangnya musim yang baru, kami selalu berusaha menikmati udara hangat setiap kali akhir pekan tiba. Yah namanya juga menggunakan kesempatan untuk bisa jalan-jalan berempat kan,...

Terfujilah Kamera Mirrorless

Semenjak kejadian kamera kebanjur air pas liburan ke KL tahun 2015 lalu, gue udah berusaha merayu si pak suami supaya nambah satu kamera dengan ukuran yang lebih kecil untuk dibawa jalan-jalan. Dalam kasus ini, kamera kecil yang gue maksud tentulah kamera mirrorless yang katanya sih hasilnya ga jauh beda sama kamera DSLR. Memang sih dengan beli kamera mirrorless bukan berarti kemungkinan kamera rusak karena kebanjur air jadi hilang begitu aja....

Mengedit Tone Foto Sebagian di Lightroom

Mengedit tone foto sebagian di lightroom. Never done that before. Selama ini kalau mengedit tone foto di Lightroom biasanya gue langsung menggunakan fitur preset yang sudah dibuat sebelumnya (tutorial mengenai cara mengedit menggunakan Preset bisa dilihat di post ini). Namun mengedit menggunakan Preset hanya mengubah tone secara keseluruhan bidang foto. Dalam beberapa kasus tertentu, terkadang gue butuh mengubah setting warna hanya di sebagian wilayah foto saja. Contohnya background mau dibuat lebih gelap/terang...

Autumn, I’m in Love

Oh Autumn, I’m in Love… with you! Dari semua musim, autumn atau musim gugur selalu menjadi favorit gue. Ga cuma karena artinya koleksi boots dan jaket-jaket kesayangan bisa dipakai kembali, tapi suasana seluruh kota dan sekitarnya dalam sekejap berubah menjadi lebih romantis, magis. Sayangnya, tahun ini rasanya musim gugur seperti cuma numpang lewat aja. Dari summer yang ga kunjung selesai, tiba-tiba udara langsung berubah dingin seperti layaknya waktu winter. Yang tadinya...