Random Chit Chat

Setelah kurang lebih empat tahun musti berbagi hari-hari gue dengan orang lain (alias para bocil-bocil), mulai kemarin gue akhirnya bisa menghabiskan waktu berjam-jam sendirian saja. Aaaaaalll baaaii maiiii seeelf!!! Seperti yang udah sempat gue ceritakan sebelumnya, sekarang gue sedang mengikuti kursus singkat selama beberapa bulan. Karena kursus ini dianggap sebagai kegiatan full time, anak-anak bisa gue titipkan di sekolah dari pagi sampai sore. Dan menghabiskan waktu sendirian itu… aneh yaaaa…...

What’s In My Bag

Gara-gara baca postingnya mbak Fanny, jadi pingin ikutan juga bikin posting What’s In My Bag. Itung-itung sekalian istirahat sebentar. Pusing ngeliatin kode HTML, CSS dan mikirin interface mesin cuci muluk. Belum lagi selama seminggu terakhir ini dua bocil kompak sakit dan harus tinggal di rumah. Udahlah puyeng ngerjain tugas sekolah, harus bagi pikiran juga ngejagain anak-anak yang bolak balik demam tinggi, batuk dan cranky. Haaah.. amboii rasanya 😔😴 But eniho,...

Saying Goodbye To Belanja Murah dari Asia

All good things must come to an end… Dan begitu jugalah nasib gue belanja-belinji make-up/skincare Korea langsung dari KorSel. Belum lagi beli-beli perintilan murah, macam passport cover, hiasan-hiasan buat ultah bocil, pena-pena buat corat-coretan “lettering”, strap buat jam, dan lain sebagainya yang biasa gue beli via Ebay atau AlieExpress. Why…? Karena mulai tanggal 1 Maret 2018 kemarin, kantor pos di Swedia memberlakukan sebuah peraturan baru mengenai barang-barang yang dikirim dari...

Keep Holding On

Saat gue menulis post terakhir, seminggu yang lalu, jujur tujuan gue menulis sebenarnya ada dua. Satu untuk gue sendiri dan yang ke dua untuk cari perhatian. Yang untuk diri gue sendiri, gue merasa setelah selesai posting, gue akhirnya mengakui kalau memang gue sempat depresi. Karena selama ini gue merasa gue baik-baik aja, hidup gue juga cukup-cukup aja. Jadi gue pikir seharusnya ga ada alasan untuk gue untuk mempunyai perasaan seperti...

From The Dark Little Corner

Hari ini genap sebulan sejak kami kembali dari liburan ke Indonesia selama 2 bulan. Dan harus gue akui, rasanya hampir saja gue ga mampu melewatinya. Yang gue paling ga suka kalau pulang kampung itu adalah efek gelap yang datang setelahnya. Apalagi setiap gue pulkam, durasinya cukup lama. Ga pernah kurang dari 2 bulan. Jadi baru aja masuk lagi ke comfort zone, eh tiba-tiba whiplash dan disuruh kembali ke kenyataan. Hasilnya?...