36 articles Articles posted in Travel Journal

The Holiday (Part-1)

Selama keluargaku tinggal di Swedia, jadwal jalan-jalanku yang sebelumnya cuma sebulan sekali, kali ini jadi seminggu sekali. Senengnya ngepol lah, biar kata tempat-tempatnya udah pernah didatengin sebelumnya tapi tetep aja berasa beda kalo perginya rame-rame. Baru kurang lebih seminggu di sini, keluargaku udah aku bawa menjelajah bagian selatan Swedia dan naik ke utara. Initinya sih everyday is a holiday… hahaha..

IKEA & Naturum Kullaberg

Kurang Swedia ga nih? baru dateng langsung dibawanya ke IKEA.. nyahahaha.. Alasannya sih karena aku belum beliin bantal untuk keluargaku karena pilihan bantal di Ikea itu kan banyak bener. Jadi daripada salah beli, mending bawa orangnya langsung deh ke sana dan biar milih sendiri ampe puas. Pas juga si bubu lagi butuh gantungan baju karena yang ada sekarang ga cukup untuk 5 orang. Untuk melengkapi pengalaman menjadi a true Swede, haruslah mereka nyobain pizza-nya ikea yang murah meriah… nyahahahaha… abis itu baru afdol deh.

Kelar dari sana, kami lanjut jalan ke Naturum Kullaberg, sebuah tempat observasi alam yang letaknya sekitar 1 jam dari Helsingborg. Setelah foto-foto dekat mercu suar, Bubu ngeluarin sebuah kantong kertas dan ngajak kami untuk nyari meja piknik dan makan di sana. Si bubu itu ternyata insting emak-emaknya kuat juga loh. Dia udah siap bawa alat makan, gelas plastik, tisu, minuman soda dan printilan-printilan lainnya untuk piknik hari itu. Istrinya mah boro-boro deh kepikiran kayak gituan. Malah sibuk ngelenong (baca: dandan) sebelum pergi… hahahaha.. dasar istri pemalas..

Kumpul-kumpul lagi setelah 2 tahun

Piknik di Kullaberg… Jarang-jarang kan bisa begini di Jakarta

Dari Kullaberg, Bubu nyempetin parkir di dekat sebuah dermaga bernama Mölle Hamn ga jauh dari pusat observasi. Dermaga ini kayaknya ramai kalau musim panas sebagai salah satu tempat tujuan wisata lokal orang Skåne. Berhubung kali itu udah dingin jadinya sepiiiiii banget. Tapi tetep bagus sih. Kalau mau foto dengan background pemandangan yang oke menghadap bukit penuh dengan vila-vila, harus dari tempat ini.


* * * *

Continue reading →

Birthday Holiday Story (Part-5: Göteborg Museums)

Wake up… wake up sunshine… It’s your birthday today…

Aku pun terbangun dari tidurku. Aku menoleh ke sebelah kiri, terlihat si Bubu masih tidur dengan pulasnya. Ah, ternyata tadi itu cuma suara di dalam kepalaku sendiri yang membangunkanku dari mimpi… Aku melakukan gerakan-gerakan kecil dengan menarik-narik tanganku yang mulai kaku. Memang beberapa jam sebelumnya kami berdua bener-bener kelelahan setelah berkeliling kota Göteborg dan langsung tertidur pulas ga lama setelah ketemu bantal. Apalagi sepertinya capek sisa jalan-jalan di Copenhagen masih belum juga hilang. Makin pas deh. Aku pun mengambil iPad dan menyalakan Skype. Dari hari sebelumnya, kedua orang tuaku udah nanyain kapan bisa ngobrol karena mereka mau ngucapin selama ulang tahun langsung. Ga lama, terdengar suara riang Mamaku terdengar keras sampai membangunkan bubu… Tiba-tiba kecupan ringan mendarat di pipiku dibarengi oleh ucapan pelan “happy birthday sayang” cukup membuatku senang. What a nice way to start the special day…

Pada hari ke-2 jalan-jalan kami di Göteborg — yang bertepatan juga dengan hari ulang tahunku itu — kami berencana untuk berkeliling beberapa museum di kota ini. Hari sebelumnya kami sudah menandai kira-kira museum mana aja yang wajib didatangi dan setelah berbagai pertimbangan akhirnya kami putuskan untuk pergi semampu kakinya aja. Pegel boook. Setelah sarapan, siap-siap dan beberes, jam ½ 11 siang kami berdua keluar dari hotel. Tujuan kami yang pertama adalah Volvo Museum.

* * * *

Volvo Museum

Museum ini terletak di pusat industri yang lokasinya lumayan jauh dari pusat kota. Kami harus menggunakan trem sampai sebuah terminal bus dan melanjutkan perjalanan menggunakan bus selama ± 30-45 menit. Perjalanan yang cukup lama itu ternyata ga sia-sia, Volvo museum ini ternyata bagus juga. Koleksinya dimulai dari ruang kerja asli sang pendiri volvo yang kemudian lanjut ke beberapa mobil klasik asli dari jamannya. Favoritku adalah sebuah mobil yang menggunakan kulit sebagai pelapis luarnya. Itu ya asli keren beneeeer. Kebayang ga sih satu mobil ga di cat, tapi ditutupin kulit aja gitu. Gimana coba bersihinnya, udah gitu kalo kena ujan apa ya ga sayang ya? -___-”

 

Selain koleksi mobil klasik, di tempat ini juga ada berbagai macam koleksi pelayaran mereka. Ternyata volvo sejak beberapa tahun terakhir cukup aktif dalam bidang pelayaran dan mereka juga ikut di sebuah race gitu deh (namanya lupa!). Di ruangan tersebut ada potongan kapal dengan ukuran asli, sesuai dengan kapal yang mereka bangun. Gede loh ternyata kapalnya.. *no shit sherlock*. Di ruangan yang sama dipajang juga beberapa mobil keluaran terbaru mereka.. dan sakses bikin saya naksir berat. Bubu.. aku mau satu dong, bu…

Continue reading →

Birthday Holiday Story (Part-4: Göteborg)

…. Setelah putar-putar di taman beberapa menit, kami pun buru-buru kembali ke tempat menunggu busnya. Ga lama bus hijau berbentuk double decker dengan atap terbuka pun datang dan kami dengan ceria memasuki bus tersebut. Perjalanan mengelilingi kota Göteborg akan segera dimulai…

Kami memilih duduk di dek bagian atas karena rasanya lebih seru aja melihat pemandangan kota dari sana. Untungnya pas banget ada pasangan yang turun, jadi kami bisa dapet tempat duduk paling depan. Cuaca hari itu lagi agak-agak labil. Kadang panas bangeeeeeeeet, tapi tiba-tiba angin kencang berhembus bikin badan langsung mengkerut kedinginan. Sepanjang tur aku bolak balik lepas cardigan, pasang cardigan ampe cape sendiri saking labilnya udara.

Harga tiket bus tur ini seharga 150 kr/orang. Tapi karena aku dan bubu beli Go Card, jadinya ga perlu lagi beli tiket alias gratis. Beda dengan boat tur di Copenhagen sebelumnya dimana sang tur guide sendiri yang menjelaskan setiap objek wisata, kali ini kita dengerinnya langsung dari mesin dengan menggunakan headset dan bisa memilih dari 5 bahasa yang berbeda. Rute perjalanan turnya ga terlalu jauh. Tempat-tempat yang kami lewati termasuk daerah pelabuhan, gedung opera, universitas Göteborg, beberapa museum, Liseberg, dan sebuah jalan yang di sebut Avenyn (Avenue) yang dimaksudkan meniru Avenue yang ada di Paris. Lama perjalanan sekitar 1 jam, tapi banyak berentinya juga karena sistem bus ini adalah bus Hop ON/OFF yang artinya kita bisa berenti di bus stop mereka dimana pun, dan kemudian lanjut perjalanan menggunakan bus hijau itu lagi tanpa harus bayar ketika kita mau kembali ke tempat bus stop awal kita. Untuk rute lengkapnya bisa diliat di link ini.

 

Continue reading →

Birthday Holiday Story (Part-3: Göteborg)

Bagaimana hari pertama puasanya teman-teman? Eh di Indo beberapa baru mulai besok ya? Di Swedia udah mulai dari hari ini, tapi aku sendiri baru bisa ikutan minggu depan. Yaaaah biasa deh, lagi kedatengan tamu. Mumpung lagi bengong-bengong, aku lanjutin cerita jalan-jalan kemarin yaaaa…

* * * *

Masih cape seharian jalan-jalan di Copenhagen hari sebelumnya, Senin pagi aku dan bubu udah harus bangun pagi lagi untuk siap-siap berangkat ke Göteborg (baca: yétèbori), sebuah kota di sebelah utara Helsingborg yang merupakan kota ke-2 terbesar di Swedia. Pada perjalanan perdananku ke Göteborg ini Bubu memilih untuk naik bus aja. Kenapa? Karena beberapa alasan sih sebenernya. Pertama, harganya cuma ½ harga tiket kereta sementara keduanya menghabiskan waktu kurang lebih sama untuk sampai ke Göteborg. Kedua, bus ini ga seperti bus umum di dalam kota biasa. Tapi lebih eksklusif. Malah mungkin lebih nyaman daripada kereta. Ketiga… Well… karena lebih murah aja sih sebenernya.. ahahahaha..

[gmap width="600" height="400" address="Helsingborg, Sweden to Gothenburg, Sweden"]

(zoom out sedikit supaya bisa liat petanya)

30 menit sebelum jam keberangkatan, kami berdua sudah sampai di terminal bus yang letaknya di gedung yang sama dengan terminal kereta dan terminal ferry. Bus yang akan kami tumpangi ini bernama Bus4you dengan rute asli Copenhagen – Oslo. Cuma busnya berhenti di beberapa kota termasuk Malmö, Helsingborg dan Göteborg di sepanjang perjalanan. Harga tiketnya untuk kami berdua pulang-pergi hanya 512 kr. Lumayan kan.

Beberapa menit sebelum jadwal, busnya pun datang. Ukuran bus ini keliatan besar banget dibanding bus kota biasa. Tangga untuk naiknya pun jauh lebih tinggi. Setelah bus terparkir rapi, para penumpang pun mulai memasukkan tas ke kompartemen di bagian bawah bus. Abis itu mereka pun mengantri rapi menunggu saatnya masuk bus. Sang supir dengan ramah menyambut dan mempersilahkan kami masuk ke dalam bus setelah dia menscan tiketnya.

Continue reading →

Birthday Holiday Story (Part-2)

and the story continues…

Setelah membeli tiket canal boat tour, kami pun langsung antri. Kebetulan pas banget kapal-nya baru aja dateng, jadi ga perlu lagi nunggu terlalu lama. Kalau liat dari jumlah calon penumpang dan kapal tur lain lalu lalang di sepanjang kanal, canal tour ini ternyata cukup diminati juga. Beda dari yang di Berlin dimana mereka memberikan alat seperti recorder yang bisa kita dengarkan masing-masing dengan bahasa pilihan, kali ini pemandunya menjelaskan setiap tempat atau objek wisata yang kita lewati dengan tiga bahasa yang berbeda – Danish, German dan Inggris. Asli itu keren banget pemandunya. Tanpa baca teks lagi, jadi langsung ngomong gitu.. Muantap tenan mba!

Lama tur ini bisa pilih mau paket yang mana. Ada yang 1 jam, 1½ jam dan 2 jam dengan harga dan isi paket yang berbeda-beda. Paket yang aku ambil kemarin melewati tempat-tempat wisata seperti berikut ini: Christiansborg Slot – Holmens Kirke – Nationalbanken – Børsen – Operaen – Holmen – Den Lille Havfrue – Amalienborg Slot – Amaliehaven – Christianshavn – Vor Frelsers Kirke – Den Sorte Diamant – Nationalmuseet – Gammel Strand.

Salah satu objek wisata yang paling tenar yang kami lewati adalah patung The little Mermaid (Den Lille Havfrue). Patung yang diangkat dari salah satu ceritanya Hans Christian Andersen ini selalu rame dikunjungi orang. Ngeselinnya lagi karena ukuran asli si patungnya itu imut-imut, jadi orang-orang yang mau foto ya umpel-umpelan gitu deh. Belum lagi kalau ada turis-turis yang pada turun dan mau foto bareng sama si putri duyung kondang, makin susah lah dapetin foto patungnya.  Aku sendiri udah sempet dapet fotonya waktu musim dingin sebelumnya, jadi kali ini cukup puas cuma dapet bagian belakangnya aja… Hahahaha..

Setelah itu kami melewati sebuah daerah yang katanya dipakai sebagai pusat pelatihan angkatan laut Denmark, tapi kemudian dijadikan komplek perumahan. Di situ terletak suatu kompek apartemen yang disebut Torpedo yang bentuknya bagus buangeeeeeeet… Huaaaah.. Selain itu juga banyak bekas gudang yang sekarang diubah menjadi komplek perkantoran. Beuh enak banget ga sih kerja yang depannya air gitu. Pasti ga bosen.

Continue reading →

Birthday Holiday Story (Part-1)

Untuk kedua kalinya, aku merayakan ulang tahun dengan liburan bareng Bubu. Tahun lalu kami berdua liburan ke Berlin. Kali ini milihnya yang deket-deket aja tapi 2 kota di 2 negara yang berbeda. Mantap? Pastinyaaaaaaaah…

Karena liburan ini satu tema, jadi aku gabungin aja semuanya dan ceritanya bakal aku bagi jadi beberapa part. Maksudnya sih biar ga pada bosen bacanya kalo kepanjangan.

* * * *

Hari minggu kemarin (8 Juli 2012) aku dan Bubu memutuskan pergi ke Copenhagen. Sebenernya rencana ini udah long overdue karena niat perginya udah dari minggu-minggu sebelumnya. Tapi entah kenapa selalu aja ada alasan ga jadi. Kadang cuacanya yang jelek atau malah udah keburu ada rencana lain. Mungkin emang sama yang Di Atas dikasihnya sekalian gitu kali yaaa pas mau ulang tahun. Soalnya pas kami pergi kemarin, cuacanya panas cerah ceria gitu deh. Aseeek…

Kami berangkat dari rumah pukul 9 pagi karena niatnya mau seharian jalan-jalan di sana tanpa nginep. Seperti biasa, Bubu memutuskan untuk jalan kaki dari rumah ke stasiun. Katanya dia males nungguin bus dan takut busnya telat… yaudahdeh.. :( . Sampai stasiun Helsingborg, kami langsung masuk ke kereta yang akan membawa kami langsung ke Copenhagen. Karena harga tiket Helsingborg – Copenhagen itu lebih mahal — ditambah pula kami berdua punya Jojo summer card yang artinya perjalanan antara Helsingborg – Malmö bisa dibilang ‘gratis’, akhirnya sewaktu kereta berenti di Malmö untuk menaik/turunkan penumpang, si Bubu buru-buru lari ke atas (jalur keretanya di bawah tanah) dan membeli tiket untuk Malmö – Copenhagen di mesin tiket. Untungnya kata Bubu lagi ga ada yang antri di mesin tiket, jadi dia bisa dengan cepat beli tiketnya dan kami pun ga perlu lagi nunggu kereta berikutnya. Uyeeaaah…

Perjalanan Malmö – Copenhagen Central Station memakan waktu sekitar 25-30 menit menggunakan kereta. Biayanya 150 kronor untuk tiket Duo/Family satu arah jika mempunya Jojo Card keluaran Skanetrafiken. Kalau ga punya kartu Jojo, harganya jadi lebih mahal sedikit, tapi ga beda-beda jauh sih. Sesampainya di central stasiun, kami langsung menuju ke arah Strøget — tempat belanja di Copenhagen.

Berhubung masih cukup pagi sewaktu kami sampai disana, kami memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar kota dulu sebelum nanti masuk ke Tivoli — sebuah theme park di Copenhagen. Toh pas juga Tivolinya belum buka. Karena ini kunjungan kami yang kedua kalinya ke Copenhagen, jadi setidaknya kali ini udah tau sedikit lah mau berkelana kearah mana. Rencananya sih mau menyelusuri ulang rute yang pernah kami lewati sebelumnya. Soalnya terakhir kali kami kesini waktu perayaan pergantian tahun 2010-2011 yang lalu dan pas banget saat itu lagi dingin-dinginnya. Jadi ga bisa menikmati suasana Copenhagen secara utuh.

Untuk menuju ke arah Strøget, kami melewati City hall Square atau Rådhusplassen. Di square ini kami berdua cuma liat-liat sebentar sambil foto-foto. Suasana hari itu penuh banget sama turis-turis mancanegara karena mungkin emang musim liburan kali yaaa.. jadi super rame. Letak City hall Square ini persis di sebrangnya Tivoli dan ga terlalu jauh dari central station. Beberapa meter dari sana, terletak patung Hans Christian Andersen — sang pengarang cerita anak-anak ternama sedang melihat ke arah salah satu pintu masuk Tivoli. Sayangnya waktu aku dan bubu mau coba foto si HCA, lagi banyak banget turis yang foto-foto di depan patungnya. Jadi aku kasih liat hasil foto yang aku ambil waktu musim dingin dulu yaaaa.. Toh patungnya ga ganti gaya ini… #yakalideh

Continue reading →