Back to School – Again

Yes I’m back… being a student, again. đŸ‘©đŸ»â€đŸŽ“ Merencanakan masa depan untuk diri sendiri di tempat baru itu, bagi gue, bukanlah hal yang mudah. Penuh dengan plan A, B, C, D dan belum tentu semuanya berjalan sesuai rencana. Terutama ketika kami memutuskan untuk punya anak, kami berdua sepakat untuk menekan “the Hold Button” selama beberapa tahun. Maksudnya? Ya gue fokus dulu di rumah ngurus anak dan ga perlu mikirin cari...

Saying Goodbye To Belanja Murah dari Asia

All good things must come to an end… Dan begitu jugalah nasib gue belanja-belinji make-up/skincare Korea langsung dari KorSel. Belum lagi beli-beli perintilan murah, macam passport cover, hiasan-hiasan buat ultah bocil, pena-pena buat corat-coretan “lettering”, strap buat jam, dan lain sebagainya yang biasa gue beli via Ebay atau AlieExpress. Why…? Karena mulai tanggal 1 Maret 2018 kemarin, kantor pos di Swedia memberlakukan sebuah peraturan baru mengenai barang-barang yang dikirim dari...

Dua Bahasa Untuk Jo (Part-3)

Sudah nyaris satu tahun berlalu, artinya ini saatnya untuk mendokumentasikan perkembangan berbahasanya si kakak Jo. Apakah dia sudah mahir berbicara dua bahasa? Atau masih sama? atau malah malah berkurang? Well… Jawabannya adalah… … … dia makin canggih dooong… Bahasa Swedianya. LOL.. Trus.. bahasa Indonesianya? via GIPHY Udah kelaut aja mamiiiih!!...

Our First Ski Trip to VallÄsen

Seringkan mendengar sebuah ungkapan “When in Rome, do as the Romans do”. Nah, itulah yang kami lakukan wiken kemarin. Menyambut datangnya liburan musim dingin yang dimulai hari ini, hari Sabtu kemarin kami mencoba sebuah olahraga yang biasa dilakukan oleh orang-orang Swedia saat liburan, yaitu bermain ski. Ceritanya pingin merangkul kehidupan di Swedia gitu degh.. LOL. Eniho, walaupun di daerah selatan Swedia tahun ini bisa dibilang miskin salju, tapi ga berarti kami...

Ketika Kami Menjadi Korban Pencurian Data Kartu Bank

Balik lagi mau cerita tentang perjalanan pulang kampung kami kemarin. Walau secara keseluruhan liburan kami menyenangkan, tapi sepertinya semesta ingin memastikan pengalaman kami itu mbulet, alias ga cuma dapet enaknya, tapi paitnya juga. Kalau tahun 2015 lalu, kami mutung karena gadget kompakan rusak, pulang kampung kemarin kami menjadi korban pencurian data kartu bank. Jadi… belajar dari pengalaman ke Indonesia yang pertama dan liburan ke London tahun berikutnya, kami merasa kalau...