Dua Bahasa Untuk Jo (Part-2)

Ga kerasa, udah satu tahu berlalu aja sejak terakhir kali gue update tentang kemampuan berbahasanya Jo. Mumpung lagi mood dan pingin pamer tampilan blog yang baru dirombak total, numpang cerita-cerita tentang si kakak yaaa. Terakhir kali gue ngepost dengan tema dua bahasa ini, gue sedang dilema luar biasa. Haruskah lanjut terus menggunakan dua bahasa ke Jo atau lebih baik fokus ke salah satu. Penyebabnya tentu aja gue MERASA si Jo lambat...

So, How Are You Today?

Hari Rabu kemarin, gue ke kantor bidan untuk cek rutinnya si adek E. Setelah selesai pemeriksaan standar (ngecek BB, Tinggi, dll), si ibu bidan ga seperti biasanya mempersilahkan gue untuk duduk sebentar. Ternyata pertemuan hari itu ga hanya sekedar pemeriksaan si adek, tapi untuk gue juga. Gue diminta menjawab sebuah kuisioner yang isi pertanyaannya kurang lebih mempertanyakan kondisi suasana hati gue. Seperti contohnya, apakah gue sering menangis tiba-tiba, apakah suka...

Ketika Mama jadi Idola

Ketika gue baru pulang dari RS membawa pulang si adek, kerasa banget perubahan di rumah kami. Si kakak yang tadinya manis dan nurut, tiba-tiba berubah jadi super rewel ga karuan. Makan ga mau. Diajak main ga mau. Tiap malam pun selalu ada drama “Jo mau tidur dimana?”, karena anaknya riweh sendiri, bingung ga tau mau bobok sama mama papa atau uti atung. Sekarang.. setelah 3 minggu lebih berlalu, drama si kakak...

Emotional Breakdown – That Time When I Feel Like a Failing Mom

Sebelum gue memulai post ini, pingin nanya dulu sebentar… Ada ga yang pernah ngerasain a sudden emotional shut down ke anak? Karena sepertinya itulah yang gue rasakan kemarin lusa. So.. as we know.. si kecil kan udah masuk ke usianya yang ke-2 dan masa ini bisa dibilang periode yang akan penuh tantangan untuk para orangtuanya, sampai-sampai disebut periode ‘the terrible two’. Sampai sekarang sih Alhamdulillah banget selama ini polahnya si Jo masih...

[Sharing] 4 Tips Disiplin Menggunakan Carseat

Layaknya kaset usang yang terlalu sering dipasang, gue udah berkali-kali menuliskan soal Jo dan carseatnya. Gimana kami yang ga punya mobil akhirnya memutuskan sampai punya 2 buah carseat dan sampai sekarang ga pernah nyesel belinya. Gimana kami musti bertahan mendengar tangisan si kecil selama 30 menit non-stop selama perjalanan karena bosen duduk di carseat, dll. Nah terinspirasi dari komennya Tissa di post gue yang ini, jadi kepingin sharing beberapa tips...