When It Runs in The Family

Kalau ngebahas tentang  penyakit yang kompak dimiliki gue sekeluarga (in this case, nyokap + adek gue), sariawan atau panas dalam selalu menempati posisi teratas. Kalau misalnya satu sariawan, pasti yang lain ikutan. Dan hal tersebut masih berlanjut walaupun gue udah pindah jauh ke Swedia. Padahal sariawan tuh bukan penyakit menular kan ya? Secara gue juga jauh di bagian dunia yang berbeda gini. Yah sepertinya kami macam sehati sejiwa gitulah. Atau mungkin kami hanya FOMO (fear of missing out)? Jadi kalau yang satu sariawan, yang lain musti ikutan juga? Entahlah… hahaha 😆😆😆

(more…)

Advertisements

Indonesia Trip, According to My IG Feed

Liburan telah usai dan sekarang kami pun sudah kembali ke dinginnya udara Swedia. Lumayan berasa juga, dari panas konstan disekitaran suhu 32°C, langsung turun ke 7°C plus angin kencang. Semoga sih perubahan suhu yang signifikan ini ga disertai dengan flu atau demam. Aku udah tjapek sakit terus selama di Indonesia. huhuhu Eniweeeiii… Setelah selesai beberes barang-barang di koper, gue iseng meratiin feed Instagram gue di akun bebenyabubu. Ternyata dari semua...

The Food List

Kesempatan pulang kampung yang jarang datang membuat gue cukup kalap ketika disuruh membuat list “things to do” saat di Indonesia. Pinginnya seeeeeeh daku diajak liburan ke Bandung, Bali, Belitung, Malang, atau Lombok gituuuh. Tapi karena ujung-ujungnya kepentok budget, ya ga kesampean deh. Huhuhuhu.. Karena itulah, daripada meratapi yang tidak bisa terjadi, akhirnya gue bikin list yang lebih realistis aja, yaitu…. “The Food List” alias daftar makanan/minuman yang musti dicoba selama...

Be, Kurus Banget Sih!

Dan berbagai macam variasi kalimat dengan maksud yang sama pun seperti menjadi pembuka nyaris setiap orang yang ketemu gue secara langsung. Dari emak gue sendiri, lanjut ke adek (waktu kami ketemu di bandara Changi kemarin), dan kemudian teman-teman yang sudah sempat bersua selama perjalanan pulkam ini.

Kita stop dulu sebentar untuk sebuah penjelasan… No, gue ga tersinggung sama sekali ya akan komentar yang gue terima soal kurus ini. Beneran deh.

The thing is, harus gue akui, gue emang kurus banget. Berat badan gue sekarang bisa dibilang berat badan teringan selama ini. Kayaknya ga jauh dari sekitaran 40 – 42 kg aja. Cukup lumayan jauh kalau dibanding BB normal gue, yang seharusnya disekitaran 45kg. Makanya, kalau ada yang komentar kekurusan, gue cuma bisa bilang “iyaaaaa, emang niiiiih”.. hahahaha

Penurunan berat badan gue setelah melahirkan adek E emang termasuk yang super cepat. Kalo ga salah inget yaaa, hanya 3 bulan sejak Adek E lahir, gue udah balik ke BB semula di 45kg. Setelah itu bukannya stop, tapi malah terus dan terus turun. Sampai titik dimana gue merasa ketakutan sendiri karena kok rasanya gue makan normal-normal aja tapi BBnya ga nambah-nambah. Trus itu lemak-lemak pada lari kemanaaa??

(more…)

“Nonton” K-Drama via Recaps

Bagi gue, untuk menikmati K-drama secara khusuk itu butuh komitmen yang cukup besar. Sudahlah harus konsen supaya ngerti mereka lagi ngomongin apa, misalnya di tengah-tengah adegan penting ada bocil yang ribet minta ini itu tuh… haaaaah… langsung ga mood lagi deh. Karena itulah, sejak beberapa tahun terakhir ini gue lebih sering “menonton” k-drama dari recaps aja.

But, btw, emang recaps itu apa siih?

Jadiii… di saat sebuah K-drama tayang di stasiun TV, setiap episodenya kemudian direcap oleh berbagai macam komunitas. Recap di sini pun ga sekedar ringkasan singkat dari episode yang dimaksud. Tapi benar-benar penjelasan per-scene yang muncul di episode tersebut. Ga lupa juga beberapa potongan screenshot melengkapi cerita yang dituliskan oleh sang recapper (kalo ga salah ini sebutannya).

(more…)