Our Sommarlov: Visiting Jakriborg in Hjärup

Memanfaatkan masa liburan papaBubu dan kartu perjalanan SommarKort yang keduanya akan berakhir hari ini, kami berempat mencoba mencari lokasi-lokasi liburan yang ga terlalu jauh dari rumah tapi belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Sempat terpikir mau ke Skåne Djurpark atau Swedish Zoological Park di Höör, tapi keburu males setelah melihat rute perjalanannya lumayan jauh dan harus ganti-ganti kereta dan bus. Di tengah kebingungan mau kemana, gue teringat akan sebuah tempat yang selama ini selalu bikin gue penasaran setiap kali melihatnya dari kereta ketika akan menuju atau baru pulang dari Malmö. Masalahnya, gue ga tau sama sekali nama tempat itu apa.

Setelah ubek-ubek google maps, akhirnya ketemu juga dan hari Minggu kemarin kami langsung menuju ke sana. Kebetulan banget dari Helsingborg ada kereta yang langsung menuju ke tempat ini. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 1 jam karena apesnya kami, hari itu lagi ada problem di stasiun Lund yang posisinya persis sebelum tempat ini berada. Jadi semua kereta telat, termasuk yang kami tumpangi saat itu.

Enihoooo…

Tempat yang menjadi tujuan kami hari itu bernama Jakriborg yang terletak di kota Hjärup, hanya 2 menit naik kereta dari Lund. Kenapa kok gue sampai penasaran banget sama tempat ini? Karena setiap kali melewati stasiun kereta Hjärup, yang posisinya persis di sebelahnya, gue bisa melihat sederetan rumah-rumah bergaya kuno dengan cat warna warni berdiri berderet manis sekali. Apalagi kalau udah musim panen bunga raps (canola) tiba. Beuuuh, makin cakep aja pemandangannya.

Tapi sebenarnya, tempat apa sih ini?

Pertanyaan yang sama juga muncul di benak kami ketika sampai di sana. Sempat gue mengira kalau tempat ini adalah sebuah komplek bersejarah yang masih terawat dengan baik dan dibuka untuk umum sehingga bisa dikunjungi kapan saja. Tapi setelah masuk ke dalam kompleknya, gue langsung ragu akan dugaan gue sebelumnya. Karena walau desain rumah-rumahnya nampak klasik tapi kok feelnya masih baru banget. But then again, namanya juga Eropa yah, dimana gedung-gedung tua yang usianya udah puluhan atau malah ratusan tahun juga masih bisa berdiri kokoh dan tampak kece. Ugh. aku makin binguuuung..

Untunglah ada google dan wikipedia, sehingga gue mendapat jawaban juga akan pertanyaan gue tadi. Ternyata, komplek tersebut adalah sebuah komplek perumahan/apartemen yang baru dibangun sekitar akhir tahun 1990 lalu dan memang sengaja mengusung tema old european. Yup, usianya ternyata cukup belia, belum mencapai 30 tahun. Berhubung pada akhirnya tempat ini hanyalah sebuah komplek perumahan yang ga terlalu luas + penghuninya hanya sekitar 500 orang, jadi memang suasananya sepiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiii iiiii iii ii i banget. Sepanjang kami bolak balik keliling perumahaan, kami hanya bertemu beberapa orang aja yang sedang lalu lalang. Toko-toko di “pusat kotanya” pun hanya sedikit dan hari itu hanya resto/cafe aja yang buka. Kebayang ga sih kalau udah malem, krik krik kriknya kayak apaa? Eeeer… langsung horor sendiri.

Satu yang pasti, walau sepi luar biasa, komplek ini  menurut gue cocok banget buat yang mau pepotoan. Entah itu buat pre-wed, family pic, engagement atau hanya sekedar foto-foto receh buat dipajang di Instagram. Why? Karena hasilnya pasti jadi super kece dan keliatan yurop banget geto looooh. Kami sendiri tentu aja ga melewatkan kesempatan dan langsung sibuk pepotoan di setiap sudut kompleknya. Abis rasanya kayak lagi jalan-jalan ke luar negeri.. nyahaha..

Advertisements

More about Bébé

An Indonesian who currently living in Helsingborg, Sweden. A wife and a mom of two cute baby girls. A gadget-freak, manga lover and k-pop listener. Has a passion for photography. Love traveling and cooking.

22 thoughts on “Our Sommarlov: Visiting Jakriborg in Hjärup

  1. Dee_alhayadh

    Jadi pengen ke yurop deh mbak…hihi

    Reply

  2. elitadame

    selalu suka sama foto-foto nya Be… ciamikk…

    Reply

  3. Arman

    Wah iya lokasi poto yg perfect banget ya.. Cakep dan sepi! Gak ush nunggu in orang pergi baru poto hahaha

    Reply

    1. Bébé

      itu dia Man. Bisa bebas berbagai macam gaya.. dan ga takut ada yang photobomb juga.. 😀

      Reply

  4. yosadya

    Instagramable banget. Seneng liat foto gedung-gedung yang ada di blog ini.

    Reply

    1. Bébé

      thank you.. iya tempatnya instagramable banget.. hihihi

      Reply

  5. Melissa

    pas lihat foto2nya langsung kebayang betapa sepinya tuh tempat. Jadi bangunan segede gitu tuh 1 rumah utk 1 keluarga yah Be? kok guede banget??? 4 lantai pulak..

    Reply

    1. Bébé

      Kalau yang gedung2 gedenya itu komplek apartemen sih. Yang rumah2 baru ada di pinggir2nya..

      Reply

  6. Diski

    cantiik bgt foto2nyaa.. suka!

    Reply

  7. ajheris

    Ga perlu ke Tallin lagi. Ini sudah mewakili hahaha. Cantik Be. Btwy di Mora juga ada komplek perumahan yang baru dibangun tahun 90 an dengan konsep bangunan tua. Sama, lokasinya sepi. Aku suka pepotoan di situ. Hahahha. Semalam juga pas ke museum, singgah narsis di sekitar komplek itu.

    Reply

    1. Bébé

      Wah ada juga di sana? kenapa sukanya model gitu yaa? hahaha.. Tapi ga kebayang deh tinggal di komplek sepi gitu.. Syereeem.. ahaha

      Reply

  8. chelle

    hahaha iya ya kalo malem serem banget pasti, sepi krik2 gitu…
    tapi enak bangeet, tempatnya kalo pas pagi siang gitu keliatan buagus banget, buat photoshoot seruuu

    Reply

    1. Bébé

      hahaha makanya enakan kesana buat foto2 aja ya Mia, jangan buat tinggalin.. 😀

      Reply

  9. Hayu Hamemayu

    hahahaha, aku juga penasaran banget sama tempat ini, Bebe. Uda ngerencanain buat mampir dari berbulan-bulan lalu ga jadi-jadi 😀

    Reply

    1. Bébé

      Hahaha.. bangunannya bikin penasaran kan yaaa.. kayak out of nowhere, tiba2 ada komplek.. LOL

      Reply

  10. Pypy

    Emang lokasi yg pas buat fefotoan ya Be..

    Reply

    1. Bébé

      Banget Py.. apalagi kalau musim semi.. duuuh, pasti cakep..

      Reply

  11. Anita

    Fotonya baguuusss 😍

    Reply

  12. niee

    keren ih, kompleks aja padahal ya.

    Reply

Why not leave a comment. It's free of charge :P