The Food List

Kesempatan pulang kampung yang jarang datang membuat gue cukup kalap ketika disuruh membuat list “things to do” saat di Indonesia. Pinginnya seeeeeeh daku diajak liburan ke Bandung, Bali, Belitung, Malang, atau Lombok gituuuh. Tapi karena ujung-ujungnya kepentok budget, ya ga kesampean deh. Huhuhuhu.. Karena itulah, daripada meratapi yang tidak bisa terjadi, akhirnya gue bikin list yang lebih realistis aja, yaitu…. “The Food List” alias daftar makanan/minuman yang musti dicoba selama di Jakarta.

Secara Jakarta itu selalu aja ada makanan/minuman baru yang ajaib dan susah dicari di Swedia, kesempatan pulkam ini sungguhlah cocok sekali dijadikan alasan ajang untuk uji coba. “Kapan lagi kan Buuuu” adalah kalimat sakti mandraguna yang selalu gue pakai untuk ngerayu pak suami yang kadang suka geleng-geleng kepala akan pilihan makanan gue.

So… setelah nyaris satu bulan di Indonesia, alhamdulillah ya udah lumayan banyak menu yang gue coba, baik itu yang lagi ngehitz ataupun yang  klasik. Sejauh ini daftarnya adalah sebagai berikut:

(more…)

Advertisements

Staycation at Ancol (Part 1 – Dufan)

Berniat liburan bareng ortu, awalnya gue berencana untuk mengunjungi kota Bandung lagi seperti yang kami lakukan waktu gue pulkam terakhir kali, dua tahun yang lalu. Tapi setelah melihat kondisi tol arah Cikampek yang super horor setiap harinya, nyokap menyarankan untuk liburan di daerah Jakarta aja dan menyebut Ancol sebagai tujuan utamanya. Alasannya karena lumayan banyak pilihan kegiatan di sana. Kalau bosen di hotel, masih bisa pilih main ke Dufan, Atlantis, Ecopark atau apalah. Toh intinya liburan ini sebagai sarana kami ngabisin waktu bersama. Ga perlu ribet nyetir jauh-jauh untuk cari hiburan.

Berhubung kami udah lama buanget ga mengunjungi Ancol, saran nyokap itu pun disambut positif. Kayaknya seru ngajak si kakak ke Dufan atau Atlantis, karena sampai sekarang kami masih gagal aja ngajak si kakak menikmati theme park atau water park. Ditambah kebetulan gue emang udah pingin banget make poin Accorhotels grup gue yang akan habis masa berlakunya akhir tahun ini dan gayung bersambut, di Ancol ada hotel Mercure yang merupakan salah satu anggota grup ini.

Yahayuklah kemon kita berangkat 😎😎

(more…)

Be, Kurus Banget Sih!

Dan berbagai macam variasi kalimat dengan maksud yang sama pun seperti menjadi pembuka nyaris setiap orang yang ketemu gue secara langsung. Dari emak gue sendiri, lanjut ke adek (waktu kami ketemu di bandara Changi kemarin), dan kemudian teman-teman yang sudah sempat bersua selama perjalanan pulkam ini.

Kita stop dulu sebentar untuk sebuah penjelasan… No, gue ga tersinggung sama sekali ya akan komentar yang gue terima soal kurus ini. Beneran deh.

The thing is, harus gue akui, gue emang kurus banget. Berat badan gue sekarang bisa dibilang berat badan teringan selama ini. Kayaknya ga jauh dari sekitaran 40 – 42 kg aja. Cukup lumayan jauh kalau dibanding BB normal gue, yang seharusnya disekitaran 45kg. Makanya, kalau ada yang komentar kekurusan, gue cuma bisa bilang “iyaaaaa, emang niiiiih”.. hahahaha

Penurunan berat badan gue setelah melahirkan adek E emang termasuk yang super cepat. Kalo ga salah inget yaaa, hanya 3 bulan sejak Adek E lahir, gue udah balik ke BB semula di 45kg. Setelah itu bukannya stop, tapi malah terus dan terus turun. Sampai titik dimana gue merasa ketakutan sendiri karena kok rasanya gue makan normal-normal aja tapi BBnya ga nambah-nambah. Trus itu lemak-lemak pada lari kemanaaa??

(more…)

Legoland Trip yang Penuh Drama

Ketika kami memutuskan untuk membeli tiket pulkam ke Indonesia via stop di Singapura untuk beberapa hari, kami mulai memikirkan tempat-tempat wisata yang bisa didatangi selama kami di sana. Namanya juga Singapura itu buanyak banget lokasi wisatanya ya, dari kebun binatangnya, Garden by The Bay, dan lain sebagainya, kami sempat kebingungan memilih tempat-tempat yang akan kami tuju. Sampai akhirnya teringat akan Legoland yang lokasinya di Johor Baru ini. Well, mumpung udah sampe Singapura, ya sekalian aja lah mampir sana sekalian. Memang sih, di Denmark sebenarnya ada juga Legoland. Tapi kan sekarang lebih spesial karena ada tante dan Utinya Jo & Adek E. Manalah pas banget, saat kami cari-cari tiketnya online, ternyata di website Legolandnya lagi ada promo diskon 30% untuk 1 day ticket-nya. Alhamdulillah, udah jodoh kali yaaah buat kesana.

Untuk mencapai Legoland, awalnya kami berencana menggunakan bus tour dari Singapore Flyer yang mempunyai jadwal berangkat 2x dalam sehari dari Singapura. Tapi setelah dipikir-pikir, kami bakal bawa 2 bocil plus 2 stroller dan satu orang Uti, kayaknya bakalan ribet deh kalau naik bus tour gitu. Naik kendaraan umum lainnya juga sudah out of the question. Dan kami pun memutuskan untuk menyewa coach car alias mobil antar jemput langsung dari hotel menuju ke Legoland. Ga capek, ga ribet. Dianterin door to door.

Dengan plan yang begitu lancar dan mudah, kami berpikir “what could possibly go wrong?!”, masalah apa sih yang mungkin muncul nanti?

Dan ternyata, jawabannya adalah… BANYAK!!!

(more…)

“Nonton” K-Drama via Recaps

Bagi gue, untuk menikmati K-drama secara khusuk itu butuh komitmen yang cukup besar. Sudahlah harus konsen supaya ngerti mereka lagi ngomongin apa, misalnya di tengah-tengah adegan penting ada bocil yang ribet minta ini itu tuh… haaaaah… langsung ga mood lagi deh. Karena itulah, sejak beberapa tahun terakhir ini gue lebih sering “menonton” k-drama dari recaps aja.

But, btw, emang recaps itu apa siih?

Jadiii… di saat sebuah K-drama tayang di stasiun TV, setiap episodenya kemudian direcap oleh berbagai macam komunitas. Recap di sini pun ga sekedar ringkasan singkat dari episode yang dimaksud. Tapi benar-benar penjelasan per-scene yang muncul di episode tersebut. Ga lupa juga beberapa potongan screenshot melengkapi cerita yang dituliskan oleh sang recapper (kalo ga salah ini sebutannya).

(more…)