Terfujilah Kamera Mirrorless

Semenjak kejadian kamera kebanjur air pas liburan ke KL tahun 2015 lalu, gue udah berusaha merayu si pak suami supaya nambah satu kamera dengan ukuran yang lebih kecil untuk dibawa jalan-jalan. Dalam kasus ini, kamera kecil yang gue maksud tentulah kamera mirrorless yang katanya sih hasilnya ga jauh beda sama kamera DSLR. Memang sih dengan beli kamera mirrorless bukan berarti kemungkinan kamera rusak karena kebanjur air jadi hilang begitu aja....

Autumn in Stockholm

Stockholm… Haaaaah.. betapa aku rindu… Setelah 3 tahun yang lalu gue mengunjungi Stockholm untuk pertama kalinya, Tanggal 8 Oktober kemarin akhirnya kami kembali menginjakkan kaki di sana. Kunjungan kali kedua ini bisa dibilang super spesial karena ga hanya kami datang dengan formasi yang berbeda (sekarang udah berbuntut dua), tanggal 10 Oktobernya pun merupakan hari istimewa karena itulah hari jadi pernikahan kami berdua. Apalagi kedua orang tua gue, walau udah beberapa kali...

Kurang Piknik

Seperti yang tersirat jelas di post sebelumnya, mood gue akhir-akhir ini sangatlah aneh. Kadang awalnya biasa aja, eh tau-tau naik darah. Malamnya kadang nangis sesegukan di dada suami. Dan tentunya yang selalu kena imbas paling telak dari mood swingnya bumil adalah si eneng kecil yang jadi sering dimarahin dan selalu terlihat salah dimata mamanya.. *puk puk neng Jo*. Ngeliat gue uring-uringan ga karuan, akhirnya suami menyimpulkan kalau gue itu kurang...

The London Trip – Pictures Parade (Millennium Bridge – Big Ben & London Eye at Night)

[ Almost a silent post ] Untuk post kali ini gue cuma pingin berbagi foto-foto yang kami ambil aja ketika jalan-jalan di sekitar Millennium Bridge, Big Ben dan London Eye. Sengaja ga banyak cerita karena bingung juga mau nulis apa.. (yang punya mulai loyo bawelnya… LOL). Well.. enihooo.. Singkatnya, kami menyempatkan mampir ke jembatan ini karena lagi-lagi masih efek ter-Harry Potter. Bagi gue itu London terlalu erat akan dua hal,...

Playing with light

Kalau ngomongin masalah gaya fotografi, terlihat dari beberapa hasil foto yang sering gue pajang, baik di blog ataupun di Instagram, foto-foto gue kebanyakan high key dengan latar polos (mostly berwarna putih) plus minim prop. Selain memang gue suka males mikirin prop (plus punyanya juga terbatas), gue juga penakut kalo udah urusan dengan cahaya dan bayangan. Ga pernah bisa nebak kalo cahaya dari sini atau situ, jatoh bayangan yang bagus kemana. Makanya waktu...