36 articles Articles posted in Travel Journal

Blissful weekend in Göteborg

Wiken kemarin gue dan Bubu ikut acara tahunan kantornya si Bubu. Ga kerasa yah ternyata udah setahun aja sejak perjalanan terakhir dimana gue harus melewati trip menggunakan kereta api, bus dan kapal laut untuk sampai ke tempat tujuan (dan akhirnya sukses mabok berat). Alhamdulillah sepertinya tak mau mengulang tragedi tragis tahun lalu, tahun ini acaranya diadakan di kota Göteborg yang lokasinya ada di bagian utara sana.

hallnass1

Pada perjalanan Helsingborg – Göteborg, kami berdua memutuskan untuk nyoba naik kereta. Ini baru sekali-sekalinya looooh, secara tiketnya mahal ya neeeek. Jadi biasanya tiap kali ke Göteborg kami selalu milih naik bus aja. Yaaaah… kali ini namapun mumpung dibayarin kantor, gpp laaah.. :muhaha:

Kalau tahun lalu kami dibawa ke sebuah hotel/resto di pinggir laut gitu, tahun ini kami menginap di sebuah country club bernama Hällsnäs yang letaknya di pinggir danau besar yang pemandangannya aslik keceh bangeeeet.

Bentuk hotel ini lumayan unik. Kamar-kamarnya ga ngumpul di gedung utama, tapi disebar di berbagai lokasi. Dan untuk kamar suite letaknya persis di pinggir danaunya langsung, lengkap dengan sebuah jacuzzi kayu yang baru bisa dipakai pada musim panas aja. Manteeep.. hihihi.

hallnass2

Gedung utama si country club

hallnass14

Salah satu gedung berisi kamar-kamar penginapan | not exactly a wishing well

Continue reading →

The Holiday (Part 6: Oslo)

Woooaaaah.. ga berasa yaaa, udah bulan November aja sekarang. Rasanya baru kemarin keluargaku dateng kesini, sekarang tinggal 1 bulan lagi sampai akhirnya mereka harus balik pulang ke Indo… (tears) . Yaaaah, ini begimana nulis cerita jalan-jalan tapi awalnya malah ngasih suasana haru biru mellow gini *tepok2pipi* *lap air mata*.

Enihooo *balik ceria*, kemarin aku dan keluargaku (minus bubu) liburan ke Oslo selama 3 hari 2 malam. Jalan-jalan kali ini asli dadakan banget karena rencana aslinya itu kami akan pergi rame-rame ke Stockholm pas wiken. Tapi ortuku bilang kenapa ga ke Oslo aja sekalian, biar ngerasain keluar negeri lagi. Ya udah, setelah itu aku dan bubu cek harga transport PP dan ternyata ongkosnya lebih murah ke Oslo daripada ke Stockholm dan juga jauh lebih cepet. So Oslo, here we come!!

The Royal Palace – Oslo

* * * *

Continue reading →

The Holiday (Part 5 – The Netherlands)

Hiya all… theme blogku baru lagi loooooh… Kece kan tampilannya?? *penting*

Yaudah, mau ngasih tau itu aja kok… :P

* * * *

Yesss.. lanjut kisah jalan-jalan kemarin.

Haaaaaah, Belanda… Ga berasa udah 14 tahun aja sejak terakhir kali aku jejakin kakiku di sana. Kebetulan tanteku nikah sama orang Belanda. Jadi walaupun liburannya nyampe sebulan, bisa numpang tinggal gratis di rumahnya. Dan sampai sekarang aku masih inget beberapa detail perjalanan pertamaku ke negeri kincir angir tersebut, walaupun udah ga jelas-jelas banget. Suasana di Volendam, trus pusat kota Amsterdam, cheese market di Alkmaar, dll. Semua masih membekas dalam. Yah mungkin karena liburanku itu adalah liburan ke luar negeri pertama kali, ditambah lagi waktu itu aku perginya cuma berdua sepupuku aja yang masih 10 tahun. Jadi agak susah terlupakan.

Karena itulah waktu aku sampai di Belanda minggu lalu, lumayan shock juga. Kok beda dari yang aku inget ya? Beberapa tempat masih terasa familiar, sisanya ngeblur. Tempat yang dulu aku ingetnya jauh dan jalannya susah malah ternyata deket. Kebalikannya, yang kayaknya jalan dikit, kali ini malah jauh bener. Ya menurut situ beeee.. udah 14 tahun juga kali ya neeeek.. Jakarta ditinggal bentar aja kayaknya mall makin banyak, apalagi ini satu negara ditinggal belasan taun. Tapi setelah dipikir-pikir sih… ada bagusnya juga semua berubah ga kayak yang aku inget dulu. Artinya kan kali ini aku bisa menikmati Belanda balik dari nol lagi. Anggep aja baru pertama kali ke sana… ya ga? :D

Eniwei, ada yang spesial dari perjalanan kali ini dibanding perjalanan kami ke kota-kota sebelumnya. Di Belanda, aku dan Bubu + kedua orang tuaku ngerayain ulang tahun perkawinan kami secara bersamaan di sana. Oh iya, bagi yang belum tau… tanggal pernikahanku dan ortuku itu samaan looooh.. 10 Oktober.. Unyu yaaaa.. hehehehe.. ^^

Pemandangan dekat hotel di malam hari…

* * * *

Continue reading →

The Holiday (Part 4: Disneyland Paris)

When you wish upon a star, makes no different who you are… anything your heart desires, will come to you… Dreams come true. – OST Pinocchio

Disneylaaaand… the land fills with magic and dreams.

Sejak papaku bawain oleh-oleh souvenir dari Disneyland Jepang waktu aku SD dulu, aku udah bertekad kalo suatu hari aku harus-kudu-musti ngerasain main di Disneyland. Salah satu cita-cita hidup lah. Makanya pas di Hong Kong buka Disneyland, rasanya seneng banget. Abis kan ga jauh-jauh amat dari Jakarta. Etapi ternyata rejekinya malah dapet kesempatan main di Disneyland Paris. Cuma bisa bilang Alhamdulillah… :D

Eniwei, tadinya aku dan bubu udah berencana naro kunjungan ke Disneyland Paris ini pada hari kedua kami di Paris (Sabtu). Tapi setelah dipikir-pikir kok kayaknya nekat kalo ke sana pas lagi wiken, yang artinya ada kemungkinan parknya bakalan rame banget. Apalagi kan Disneyland Paris punya 2 taman bermain yang kayaknya ga mungkin dikelarin dalam 1 hari kalo kondisinya rame. Akhirnya kami ganti rencana dan taro Disneyland di hari terakhir kami di Paris (hari Selasa).

Pada Selasa pagi, terlihat kalau keputusan kami untuk pindah hari itu salah besar. Langitnya mendung, anginnya dingin dan kayaknya baru selesai hujan. Sempet memble sih tapi ya gimana… udah ga ada pilihan lain karena besok siangnya kami udah harus balik ke Swedia. Bermodal Bismillah semoga jodoh dan ga ujan gede pas lagi main, kami pun tetap maju berangkat.

Untuk sampai sana kami naik kereta yang lama perjalanannya ± 1 jam dari pusat kota Paris. Beda sama di Hong Kong yang katanya kereta menuju Disneyland itu dihias lucu banget dengan pernak pernik mikimos, kereta yang di Paris mah lempeng biasa aja kayak kereta umumnya. Mungkin karena Disneyland Paris ini udah lumayan tua kali yaa, jadi pemerintah Parisnya juga udah males untuk bagusin lagi dan bikin gerbong khusus. Maybe..

Untuk urusan tiket, setelah browsing sana sini ternyata banyak yang nyaranin untuk beli jauh-jauh hari. So, kami memutuskan untuk beli tiketnya online dari website resmi Disneyland Paris. Kebetulan banget tahun ini mereka lagi perayaan ulang tahun ke 20 tahun, jadi dapet diskon 20%  untuk masuk ke dua taman bermain mereka — Disneyland Park dan Walt Disney Studios — seharga 59€/orang. Tiketnya cukup diprint di rumah dan pas sampai sana tinggal discan aja di pintu masuk. Simple yah.

Continue reading →

The Holiday (Part 3: Paris)

*Bonjour mes belles dames et messieurs …
Bienvenue dans la ville de l’amour

It’s Paris, baby!!!

Dari seluruh rangkaian perjalanan liburan kami, yang paling aku tunggu-tunggu ya si Paris ini. Setelah sekian lama cuma bisa ngeliatin di foto dan film abis itu mupeng setengah mampus, eh akhirnya bisa liat aslinya kayak apa. Kota-kota yang lain juga pasti spesial lah, cuma mungkin karena aku udah pernah ke tempat-tempat tersebut jadi the level of excitement-nya ga setinggi Paris. But you know what… when we got there, my first impression of Paris was not that good. I was not amused!

Kenapaaa?

I will tell you why later on… Sekarang aku cerita-cerita kami ngapain aja di sana yaa… ^^ *muhaha* *sengaja biar penasaran*

* * * *

Place we stayed

Kayaknya aku harus merevisi kata-kataku di post sebelumnya. Aku bilang di sana kalau cari kamar hotel untuk berdua yang murah di Paris itu gampang.. Well saya salah. Tarif penginapan di Paris itu ternyata emang terkenal mahal. Apalagi kalau nyarinya untuk ber-3 satu kamar.. harganya langsung menggila. Niat nyari yang murah dekat-dekat daerah wisata, misalnya Eiffel Tower atau Notre Dame. Beuuuh… lupakan saja.

Gara-gara itulah si Bubu berinsiatip untuk cari yang agak murah dengan konsekuensi lokasinya di pinggir kota. Again kami berdua ngubek-ngubek booking.com berhari-hari dan Bubu ketemu sebuah hotel bintang 3 dengan nilai review lumayan tinggi di tripadvisor dan booking.com bernama Source Hotel — yang akhirnya kami putuskan untuk jadi tempat menginap kami. Sebenernya sih aku lebih prefer nyewa apartemen aja di tengah kota (ini salah satu alternatif penginapan “murah” yang bisa dipilih). Tapi si Bubu ga tau kenapa tetep kekeuh pingin nginep di tempat pilihan dia. Mungkin karena dia ngerasa lokasinya udah pas kali ya, ditambah lagi penilaian yang cukup ok dari orang-orang yang udah nginep di sana. Untuk menghindari pertikaian ga penting, aku akhirnya nurut aja deh.

Continue reading →

The Holiday (Part-2: Berlin)

Hallo semuaaaaa…

Sebelum aku mulai cerita jalan-jalan kemarin, aku mau curhat bentar soal theme blogku. As you can see, tampilannya berubah total kan? Jadi gini awal kisahnya… tadi aku ga bisa buka blogku sama sekali. Loadingnya lama dan susaaaaaaah banget. Pas ditanya ke provider hostingnya, ternyata yang bermasalah itu theme blog yang aku pakai. Entah kenapa, halamannya jadi nyangkut gitu deh. So, mau ga mau aku harus ganti theme supaya akses blognya jadi ga nyangkut lagi. Sebenernya sih ga rela.. hatiku belum siap rasanya.. Tapi mau gimana lagiiii??? huhuhuhu

Eniwei.. nyari theme blog yang bagus dan yang paling penting nih.. statusnya FREE… itu susyeeeeeh yaaaa.. Ampun dijeee. Harus coba beberapa kali baru akhirnya nemu yang aku pakai sekarang ini. Sebenernya sih masih ga sreg-sreg banget nih, cuma rasanya udah paling lumayan dari pilihan yang lainnya. Yah, namanya juga nyari theme gratisan, ya kali deh dapet yang bagus banget… hahahaha.. beggar can’t be chooser, right? :P

Yah udah gitu aja curhatnya. Setidaknya masih oceh kan ya bentuknya? masih deeeeh.. Sekarang lanjut yuk ke cerita jalan-jalannya.

Jadi selama 9 hari kemarin, aku dan keluargaku jalan-jalan ke Berlin dan Paris. Tujuan berikutnya yaitu Amsterdam, masih beberapa hari lagi berangkatnya. Nah, supaya ga kepanjangan kalau cerita perharinya ngapain aja selama di sana — yang seringnya malah aku keburu males nulis saking banyaknya hari — kali ini aku kompilasiin aja ya semuanya. Mari mulaiii…

* * * *

How we got there

Selama perjalanan Copenhagen – Berlin – Paris – Copenhagen ini kami pakai airline EasyJet yang murah meriah. Harga tiket perorang untuk keseluruhan rute tadi itu cuma sekitar 1.400 kronor atau Rp. 1,8 juta lengkap dengan bagasi 4 koper – 80 kg (keseluruhan 5 orang). Sebenernya sih bisa dapet tiket murah lagi kalau kami mesen lebih awal, cuma dulu masih maju mundur soal tanggal, akhirnya ya dapetnya segitu deh. Trus supaya ngirit lagi, aku ga beli makanan selama di atas pesawat. Toh lama terbang setiap rutenya cuma sekitar 45 menit – 1½ jam doang. Bisalah ditahan-tahan lapernya.

Anyway, namanya juga budget airlines yah, jadilah lokasi terminalnya selalu ada di bagian ujung berungnya airport. Pas pertama kali berangkat dari Copenhagen menuju Berlin, kami harus jalan buru-buru karena ternyata walaupun udah berangkat agak pagi, tapi karena pas selesai proses check in dan security check masih musti jalan jauh banget… eh hampir waktu boarding aja.

Sistem tempat duduk di EasyJet mirip AirAsia waktu awal-awal beroperasi, kita bebas mau duduk dimana aja. Karena itulah kadang udah pada sibuk ngantri dari awal. Tapi yang menyenangkannya itu jadwal flightnya selalu tepat waktu. Alhamdulillah banget ga pernah ada cerita kena delay berjam-jam selama perjalanan kemarin.

* * * *

Continue reading →