Compelled By The Vampires of Mystic Falls

Kegiatan paling dominan beberapa hari terakhir ini adalah nonton TV Series The Vampire Diaries. Sama kasusnya kayak Twilight, udah tau tentang tv series ini dari lama, tapi entah kenapa males aja nontonnya. Takut banget ceritanya 11-12 sama Twilight Saga. Tapi setelah lihat di imdb.com ternyata nilainya cukup lumayan juga, sekitar 8.0.. Akhirnya coba nonton deh.

Resensinya ceritanya THE VAMPIRE DIARIES is the story of two vampire brothers who are obsessed with the same girl. In season one, Stefan (Paul Wesley, “Fallen”) and Damon Salvatore (Ian Somerhalder, “Lost”) returned to their hometown of Mystic Falls, Virginia, for very different reasons. Stefan was determined to get to know Elena Gilbert (Nina Dobrev, the upcoming film, “The Perks of Being a Wallflower”), who bears a striking resemblance to Katherine Pierce (also played by Dobrev), the beautiful but ruthless vampire the brothers knew and loved – in 1864. Damon, on the other hand, was intent on releasing Katherine from the tomb where he believed she was trapped by a witch’s spell all those years ago. In the explosive finale of season one, Elena’s uncle Johnathan (guest star David Anders) set a plan in motion that resulted in Katherine’s return.

Image from Google

Awal nonton series ini sebenernya agak2 gimana sih. Males aja gitu ngeliat si Elena + Stefan selalu adegannya nulis diary.. Errr… Tapi lama2 malah nyangkut, ga bisa berenti nonton.

Yang aku suka dari tv series ini adalah ceritanya makin lama makin berkembang. Memang semuanya berpusat di ke-3 pemeran utama, tapi karakter2 disekitarnya juga pada akhirnya jadi sama pentingnya dan bikin makin seru aja. Belum lagi tentang hubungan antara Elena, Stefan dan Damon. Tentu aja pasangan sejatinya adalah Elena+Stefan, tapi entah kenapa ngebayangin Elena+Damon seru juga. Vampire di serial ini juga lebih enak diliat. Beberapa dari mereka bisa keluar di siang hari karena menggunakan cincin ajaib, mereka ga sparkling kalau terkena cahaya matahari, dan kulitnya ga pucat. Jadi waktu nonton ga keganggu sama kulit2 pemerannya yang ga natural kayak ketebelan make-up. Karakter2 di serial ini juga ga cuma 1 dimensi. Masing2 punya sisi baik + sisi buruknya. Paling suka sama Damon.. Manis euy si Ian Somerhalder.. ^_^

* Stefan - Elena - Damon * Image from Google

Yang aku agak ga suka, chemistry antara ke-3 pemeran utamanya. Elena – Stefan – Damon.. Entah kenapa aku ngerasanya Elena lebih pas aja sama Damon daripada sama Stefan. Padahal seharusnya Stefan+Elena itu udah cinta mati deh.. Kayak Bella+Edward. Tapi aku selalu lebih seneng liat scene2-nya Elena-Damon. Pas hari ini googling2, ternyata emang pemeran Elena-Damon itu pasangan asli di dunia nyata.. Pantesan chemistry-nya dapet banget. Selain itu setiap season lumayan panjang juga episodenya. Kira2 20 eps/season. Kadang berasa kepanjangan, tapi kalau udah nontonin, pasti ga sabar untuk lanjut ke berikutnya. Season 3 baru mulai beberapa minggu lalu, tinggal dikit lagi nih ngejarnya.

Kalau mau bandingin sama Twilight.. Kesamaannya cuma di tema, tentang pasangan manusia+vampire dan sisanya beda jauh. Aku jauh lebih suka The Vampire Diaries kemana2. Selain dari cara ceritanya menggambarkan tokoh si vampire itu sendiri, konfliknya yang lebih luas, aku ngerasanya cerita TVD lebih “real” aja..

The Vampire Diaries ini ternyata hasil adaptasi cerita novel yang muncul tahun 1991 karya L. J. Smith.  Aslinya trilogi, The Awakening, The Struggle, dan The Fury, tapi kerena penggemarnya minta untuk ngelanjutin ceritanya akhirnya terbit buku berikutnya Dark Reunion setahun kemudian. Fokus cerita dari ke-3 buku pertama berdasarkan cara pandang Elena+Stefan, sementara buku ke-4 dari cara pandang Bonnie, sahabat Elena yang juga seorang penyihir. Tahun 2007 terbit buku berikutnya The Vampire Diaries: The Return dengan 3 cerita Nightfall, Shadow Souls, dan Midnight yang terbit bulan maret 2011. Kali ini Damon yang jadi pemeran utamanya.

Sekarang jadi penasaran pingin baca bukunya juga. Ada yang ngikutin serial ini juga?

Advertisements

More about Bébé

An Indonesian who currently living in Helsingborg, Sweden. A wife and a mom of two cute baby girls. A gadget-freak, manga lover and k-pop listener. Has a passion for photography. Love traveling and cooking.

4 thoughts on “Compelled By The Vampires of Mystic Falls

  1. Candela

    Hey sesama penggemar the vampires diary, toss dulu dong 🙂

    Reply

  2. rina

    sukaan True Blood 😛

    Reply

    1. Bébé

      Aku belum nyoba nonton true blood.. kayaknya TB lebih “dewasa” ya ceritanya?

      Reply

Why not leave a comment. It's free of charge :P