…. Setelah putar-putar di taman beberapa menit, kami pun buru-buru kembali ke tempat menunggu busnya. Ga lama bus hijau berbentuk double decker dengan atap terbuka pun datang dan kami dengan ceria memasuki bus tersebut. Perjalanan mengelilingi kota Göteborg akan segera dimulai…

Kami memilih duduk di dek bagian atas karena rasanya lebih seru aja melihat pemandangan kota dari sana. Untungnya pas banget ada pasangan yang turun, jadi kami bisa dapet tempat duduk paling depan. Cuaca hari itu lagi agak-agak labil. Kadang panas bangeeeeeeeet, tapi tiba-tiba angin kencang berhembus bikin badan langsung mengkerut kedinginan. Sepanjang tur aku bolak balik lepas cardigan, pasang cardigan ampe cape sendiri saking labilnya udara.

Harga tiket bus tur ini seharga 150 kr/orang. Tapi karena aku dan bubu beli Go Card, jadinya ga perlu lagi beli tiket alias gratis. Beda dengan boat tur di Copenhagen sebelumnya dimana sang tur guide sendiri yang menjelaskan setiap objek wisata, kali ini kita dengerinnya langsung dari mesin dengan menggunakan headset dan bisa memilih dari 5 bahasa yang berbeda. Rute perjalanan turnya ga terlalu jauh. Tempat-tempat yang kami lewati termasuk daerah pelabuhan, gedung opera, universitas Göteborg, beberapa museum, Liseberg, dan sebuah jalan yang di sebut Avenyn (Avenue) yang dimaksudkan meniru Avenue yang ada di Paris. Lama perjalanan sekitar 1 jam, tapi banyak berentinya juga karena sistem bus ini adalah bus Hop ON/OFF yang artinya kita bisa berenti di bus stop mereka dimana pun, dan kemudian lanjut perjalanan menggunakan bus hijau itu lagi tanpa harus bayar ketika kita mau kembali ke tempat bus stop awal kita. Untuk rute lengkapnya bisa diliat di link ini.

 

Aku dan Bubu memutuskan tinggal di bus sampai kembali ke Central Station, tempat kami mulai pertama kali. Setelah itu istirahat bentar di hotel karena rasa cape sisa jalan-jalan dari Copenhagen ternyata belum hilang. Sekitar jam 4 sore, kami turun ke lobby untuk ketemu suaminya Ridha yang akan mengantar kami pulang kerumahnya.

Aku dan Ridha kenalan lewat blognya Chita. Setelah add di FB ternyata temen-temennya (di Swedia) banyak yang sama. Tambah akrab setelah mutusin untuk bikin blog Two Little Chefettes bareng. Makanya pas aku ada rencana ke Göteborg aku langsung bilang ke Ridha dan ngajakin ketemuan. Eh dengan baik hatinya dia malah menawarkan diri mengundang kami kerumahnya dan memasak Ayam Betutu untuk aku dan Bubu.. Haiiikks… kamu baik bener sih chayank…

Di rumah Ridha untuk pertama kalinya juga aku ketemuan sama mba Ninis, seorang teman blogger yang dulu aku bombardir berbagai macam pertanyaan tentang surat-surat menikah dengan WN Swedia. Bisa dibilang kemarin itu pertama kalinya aku kopdar dengan temen-temen blogger dan ternyata seru abisss. Si Bubu sang baby-nizer liat-liatan sama Alyzza, anaknya Ridha yang cantik dan imut banget selama di rumahnya. Sayangnya, kharismanya om bubu kemarin kurang berkesan nih ke Alyzza.. malah om bubu kayaknya yang terkesima sama Alyzza… hahahaha..

Setelah perut kami kenyang terisi ayam betutu yang enak banget plus teh botol kotak, kami pun ijin pulang… buhahahaha.. sistem SMP banget ga sih?? Setelah Makan Pulang… Abis cipika-cipiki.. pulanglah kami berdua kembali ke arah pusat kota menuju Liseberg. Pas di dalam tram, aku bilang ke bubu.. “Bu, kok rasanya kita tadi ga foto-foto sama sekali ya?” Eeeeemakjaaaaan… bener loh, selama ketemuan itu ga ada yang kepikiran sama sekali buat foto-foto.. Insting bloggernya ngilang kayaknya pas ngobrol. Alhasil ya ga ada foto yang bisa dipajang di sini deh. Bahkan ayamnya pun ga kefoto, padahal tiga-tiganya food blogger.. Insya Allah, next time ya dha…

* * * *

Kami sampai di Liseberg sekitar jam 7 atau 8 malam… Kebetulan pada musim panas, taman bermain ini tutupnya sekitar pukul 11 malam. Dan seperti yang kalian tau, kalau di eropa pas musim panas matahari kan muncul lebih lama. Jadinya walaupun udah jam 7 malam, suasananya berasa kayak masih jam 5 sore aja gitu. Masih cukup terang walapun udah mulai ga panas. Untuk masuknya sama seperti naik bus tur yang gratis dengan menggunakan Go Card, untuk masuk ke Liseberg kami juga ga perlu bayar lagi. Kecuali kalau kami mau beli tiket terusan, itu baru bayar harga full.

Liseberg ini adalah sebuah theme park yang katanya terbesar di daerah Scandinavia. Letaknya ada di tengah-tengah kota dengan akses yang mudah banget dijangkau. Permainannya terlihat jauh lebih seru dan menantang dibandingkan Tivoli di Copenhagen yang kami kunjungi sehari sebelumnya. Permainan yang paling diminati adalah Atmosfear, dimana kita dibawa naik keatas ke ketinggian 116 meter dan kemudian dijatuhkan dengan kecepatan 100 km/jam. Katanya sih kita bisa melihat pemandangan seluruh kota Göteborg dari atas sana. Aku mah udah keburu jiper, jadi cuma foto-foto di depannya aja. Takut saya kakak!! Daripada nanti terkencing-kencing di celana mending ga usah deh.

Setelah itu kami berjalan melewati permainan-permainan yang lain. Yups, literally cuma jalan muter-muter aja, ga naik sama sekali. Ga tau kenapa nih, tapi jadi takut gitu naik segala macem permainan. Ga seru banget yaaaa… Dua hari berturut-turut ke theme park, tapi jumlah permaninan yang dicoba = 0 (nol). In my defense, it was raining when we were there, jadi tambah males deh… *ngeleskayakbajaj*

Sekarang aku bagi-bagi fotonya aja ya selama jalan-jalan di sana…

 

Puas jalan-jalan di Liseberg, kami memutuskan langsung pulang ke hotel. Badan rasanya udah mau remuk kecapean, belum lagi rencana untuk esok harinya kami akan puter-puter beberapa museum yang ada di Göteborg. Jadi ga ada tuh nungguin tengah malam untuk ngerayain pergantian hari ke ulang tahunku.. yang ada cuma dua-duanya tidur pules begitu nyentuh bantal.

* * * *

Related links :