Back to School – Again

Yes I’m back… being a student, again. 👩🏻‍🎓 Merencanakan masa depan untuk diri sendiri di tempat baru itu, bagi gue, bukanlah hal yang mudah. Penuh dengan plan A, B, C, D dan belum tentu semuanya berjalan sesuai rencana. Terutama ketika kami memutuskan untuk punya anak, kami berdua sepakat untuk menekan “the Hold Button” selama beberapa tahun. Maksudnya? Ya gue fokus dulu di rumah ngurus anak dan ga perlu mikirin cari...

Saying Goodbye To Belanja Murah dari Asia

All good things must come to an end… Dan begitu jugalah nasib gue belanja-belinji make-up/skincare Korea langsung dari KorSel. Belum lagi beli-beli perintilan murah, macam passport cover, hiasan-hiasan buat ultah bocil, pena-pena buat corat-coretan “lettering”, strap buat jam, dan lain sebagainya yang biasa gue beli via Ebay atau AlieExpress. Why…? Karena mulai tanggal 1 Maret 2018 kemarin, kantor pos di Swedia memberlakukan sebuah peraturan baru mengenai barang-barang yang dikirim dari...

Keep Holding On

Saat gue menulis post terakhir, seminggu yang lalu, jujur tujuan gue menulis sebenarnya ada dua. Satu untuk gue sendiri dan yang ke dua untuk cari perhatian. Yang untuk diri gue sendiri, gue merasa setelah selesai posting, gue akhirnya mengakui kalau memang gue sempat depresi. Karena selama ini gue merasa gue baik-baik aja, hidup gue juga cukup-cukup aja. Jadi gue pikir seharusnya ga ada alasan untuk gue untuk mempunyai perasaan seperti...

From The Dark Little Corner

Hari ini genap sebulan sejak kami kembali dari liburan ke Indonesia selama 2 bulan. Dan harus gue akui, rasanya hampir saja gue ga mampu melewatinya. Yang gue paling ga suka kalau pulang kampung itu adalah efek gelap yang datang setelahnya. Apalagi setiap gue pulkam, durasinya cukup lama. Ga pernah kurang dari 2 bulan. Jadi baru aja masuk lagi ke comfort zone, eh tiba-tiba whiplash dan disuruh kembali ke kenyataan. Hasilnya?...

Be, Kurus Banget Sih!

Dan berbagai macam variasi kalimat dengan maksud yang sama pun seperti menjadi pembuka nyaris setiap orang yang ketemu gue secara langsung. Dari emak gue sendiri, lanjut ke adek (waktu kami ketemu di bandara Changi kemarin), dan kemudian teman-teman yang sudah sempat bersua selama perjalanan pulkam ini.

Kita stop dulu sebentar untuk sebuah penjelasan… No, gue ga tersinggung sama sekali ya akan komentar yang gue terima soal kurus ini. Beneran deh.

The thing is, harus gue akui, gue emang kurus banget. Berat badan gue sekarang bisa dibilang berat badan teringan selama ini. Kayaknya ga jauh dari sekitaran 40 – 42 kg aja. Cukup lumayan jauh kalau dibanding BB normal gue, yang seharusnya disekitaran 45kg. Makanya, kalau ada yang komentar kekurusan, gue cuma bisa bilang “iyaaaaa, emang niiiiih”.. hahahaha

Penurunan berat badan gue setelah melahirkan adek E emang termasuk yang super cepat. Kalo ga salah inget yaaa, hanya 3 bulan sejak Adek E lahir, gue udah balik ke BB semula di 45kg. Setelah itu bukannya stop, tapi malah terus dan terus turun. Sampai titik dimana gue merasa ketakutan sendiri karena kok rasanya gue makan normal-normal aja tapi BBnya ga nambah-nambah. Trus itu lemak-lemak pada lari kemanaaa??

(more…)