Easter Weekend Roadtrip (Part-3)

Sampailah kita di bagian terakhir cerita jalan-jalan kami pada liburan paskah yang lalu. Setelah berwisata di tengah hujan (cerita hari pertama) dan salju (cerita hari kedua), pada hari ke-3 ini aku udah ga berharap banyak. Terserah aja lah… Eh tak ku duga… tak ku sangka… ternyata cuaca hari itu terang benderang loh. Matahari memunculkan wujudnya, awan berbentuk kapas tersebar di mana-mana, kalo kata Andra and The Backbone mah “Sempurnaaaaa” hehehe… Tentu aja anginnya masih tetap dingin sembriwing, tapi ya sutralah.. udah dikasih matahari juga udah bagus.. ya ga?

Tujuan kami berdua hari ini ga terlalu jauh. Tempatnya bernama Naturum Kullaberg, sebuah cagar alam yang terletak di barat laut Skåne — sekitar 40 km dari Helsingborg. Konon katanya tempat ini selalu ramai dikunjungi saat musim panas, sampai-sampai hampir selalu macet sewaktu menuju ke puncak cagar alamnya. Curiga sih walaupun mereka bilang macet, pastinya ga akan separah kemacetan di jalur menuju puncak pas wiken. Yakin sayah…!!

Titik B adalah lokasi Naturum Kullaberg

Lanjuuut… sebelum kami memulai perjalanan, bubu memutuskan untuk ngisi bensin dulu karena jarum petunjuknya udah berada di bawah ½ bar. Kebetulan ga jauh dari apartemen kami terletak sebuah pom bensin, jadi pas bener ga perlu muter jauh-jauh. Karena ini adalah pertama kalinya aku ngisi bensin di Swedia, jadi boleh lah ya norak-norak sedikit dan cerita kayak gimana prosesnya… hihihi.. Berbeda dengan tempat SPBU di Indo, pom bensin di Swedia kebanyakan bersifat self service. Tempat kami mengisi bensin hari itu pun kosong melompong tanpa ada satu petugas pun yang berjaga di sana. Nah proses pengisiannya adalah seperti ini.

  • Sebelum mulai ngisi tangkinya, kita harus masukan kartu debit atau kartu kredit di sebuah alat pembayaran yang terletak ga jauh dari alat pompa-nya. (Note: pada gambar di bawah, alat pembayarannya terletak di balik tiang kuning-abu2). Abis itu masukkan no pin dan ikuti petunjuknya sampai selesai.
  • Setelah datanya di simpan, tarik kartu dan kita bisa mulai mengisi bensin ke dalam tangki mobil sampai penuh (atau semaunya kita).
  • Kelar ngisi bensinnya, masukkan kartu lagi ke alat pembayaran dan baru deh proses pembayaran sebenarnya dilakukan.

kiri: biar kata ngisi bensin, tetep harus keliatan imut 😀 | Kanan: kantong langsung bolong bayarnya

Simple banget kan? Karena ini juga adalah pertama kalinya aku ngisi bensin ke tangki mobil sendiri, lucu aja rasanya megangin alat pengisi bensinnya. Langsung keingetan jargon andalan salah satu SPBU “Dimulai dari Nol yaaa” hehehehehe.. Oh iya, seperti yang terlihat di dalam foto di atas, kami ngisi bensinnya 29.29 liter dan harus membayar sebesar 454.29 kronor atau ± Rp. 615.000,-. Maknyus abissss..

Enihooo… kembali ke perjalanan menuju Kullaberg, karena aku agak kehabisan kata untuk mengungkapkan betapa indahnya hari itu, aku cerita lewat gambar aja yaaa.. (mirip-mirip postingnya Leony nih… hahahaha.. permisi ngikutin ya neng)…

Some of the views we passed by on the way to Naturum Kullaberg

Di tengah-tengah perjalanan, tiba-tiba aja si bubu tertarik sama sebuah bangunan yang ramai dikunjungi orang di sebelah kiri jalan. Ga pake bak bik buk, langsung doi membelokkan mobilnya ke arah parkiran yang terletak di samping persis komplek bangunan tersebut. Tempat itu ternyata sebuah kastil yang bernama Krapperup. Kastil ini bentuknya tidak terlalu besar, setidaknya ga seperti yang biasanya ada di buku cerita. Bedanya lagi adalah di beberapa bagian, kastil ini masih digunakan sehari-hari sebagai tempat tinggal. Jadi walaupun dibuka untuk umum, ada lokasi-lokasi tertentu yang tetap merupakan wilayah privat.

Peta info Krapperup

Di depan Krapperup Castle – 11/12 lah ya sama rumah-rumah di Pondok Indah.. :p

Bagian taman di samping kastil… bagus yaaaah.. Sayang ga boleh dilewatin orang.. *menurut situuuuh*

Sebenarnya bagian taman kastil ini luasnya geda banget, tapi karena kami kesitu juga mendadak, jadi ga ada keinginan sama sekali untuk jalan-jalan keliling. Masuk ke dalam museumnya aja males… Hiiih, ini jadi turis kok ya ogah-ogahan gini.. Berhubung udah keabisan gaya ga ngerti lagi harus ngapain di sana, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

Cagar alam ini letaknya di pinggir pantai dan sepanjang jalan menuju ke wilayah cagar alamnya banyak villa-villa bertebaran dimana-mana. Kalau ada yang pernah nginep di komplek Vila Bunga di daerah Lembang, nah kurang lebih begitulah bentuknya. Jalannya menanjak dengan pemandangan sebelah kiri dan kanan penuh rumah musim panas. Setelah melewati komplek perumahan itu, barulah kami masuk ke daerah cagar alamnya. Sama kayak perjalananku di hari-hari sebelumnya, untuk masuk ke daerah ini gratis. Aseeeeek deh..

on the way up – watch out for the deer!

Semangat gowes terus om…

Wilayah cagar alam Naturum Kullaberg

Naturum Kullaberg ini indah banget… sungguh deh. Lautan luas tak berbatas sebagai backdrop dari pemandangan tebing dan mercu suar Kullen yang terletak di atas bukit. Indaaaaaah… Sayangnya waktu itu aku ga kepikiran bikin foto panorama jadinya ga bisa ngasih liat kayak gimana sih bentuknya 360°. Semoga lain kali aku jalan-jalan ke sana lagi ya kawan-kawan. Sebagai gantinya aku kasih foto-foto hasil kemarin aja yaaah…

The Kullen Lighthouse – not owned by the Cullens #krik

Aren’t they just take your breath away?

Bubu & Bebe yang udah ga bisa melek lagi saking silauuuu-nya

Setelah memperhatikan beberapa foto di atas, menurut kalian kira-kira kondisinya panas banget ato ga? Kalau jawaban kalian PANAS… anda salah sekali sodara-sodara.. Biar kata keliatannya silau, sebenarnya asli dingin abis. Anginnya kencang dan karena di pinggir pantai entah kenapa berasa jauh lebih dingin aja. Jadi jangan tertipu sama terangnya sinar matahari yaaa… Kirain bisa ngecelein kalian, ternyata saya gagal total.. wkakakakak… jadi malu deh.. *balik badan* *ngumpet di dalem selimut*

Yah itulah akhir dari cerita liburan kami berdua. We both literally went through sun, rain and snow during those 3 days journey and it was a blast. Kesimpulan yang paling OK dari perjalanan ini adalah saat bubu bilang “kayaknya beli mobil kecil kayak gini ok juga nih“. Oemji, itu bener banget buuuuuu… yuks yuks yuks.. beli mobil yuks.. Honda Civic tipe Hatchback yaaaaah.. *ngarep abis* *siapa tau beneran dibeliin* *tolong diamin-in massal dong teman-teman* thihihihi…

More about Bébé

An Indonesian who currently living in Helsingborg, Sweden. A wife and a mom of two cute baby girls. A gadget-freak, manga lover and k-pop listener. Has a passion for photography. Love traveling and cooking.

36 thoughts on “Easter Weekend Roadtrip (Part-3)

  1. arman

    jelas keliatannya gak panas lah, lha orang pada pake jaket plus topi gitu. hahaha.
    ayooo beli mobil, biar lebih sering jalan2 !!! 😀

    btw gua suka banget ama foto windmill nya. bagus!

    Reply

    1. Bébé

      Huahahahaha… keliatan jelas ya bok wkakakakak..

      Pengennya… di aminin dong makanya tuh doanya.. supaya bisa sering jalan-jalan nih.. *cari dukungan*

      Thank you… itu memang salah satu foto favorit gw juga di perjalanan 3 hari ini…

      Reply

  2. bubbles

    Awww… foto2nya baguss… kincir anginnya, mansion yang 11/12 sama rumah2 pondok indah itu.. kalian jg terlihat content, must be quite a vacation ya be. 🙂 I got sentimental at “We both literally went through sun, rain and snow during those 3 days journey and it was a blast. ”
    .. what a great analogy for a happy marriage. Through the sun, rain and snow.. and it all remains a blast throughout.

    Reply

    1. Bébé

      Waaaah… jadi ikutan sentimentil nih pas baca komennya..

      Iya, gw dan bubu puas banget jalan2nya.. Dan labilnya kondisi udara di luar mirip2 sama gimana yang di dalem mobil. One minute berantem2, ntarannya udah ketawa2 lagi.. Tapi yang penting pada akhirnya meninggalkan kenangan manis kan ya? hihihihi

      Reply

  3. zilko

    Aku juga belum pernah nih ngisi bensin disini *iyalah, mobil aja gak punya dan SIM aja masih SIM Indo, wkakakaka *. Tapi waktu itu pernah nebeng mobilnya salah satu profesorku dan kebetulan ia ngisi bensin. Prosesnya agak beda sih kayaknya karena kita tinggal ngisi bensinnya ke mobil aja gitu. Habis gitu kita jalan ke kasirnya di kiosnya (ada semacam minimarket gitu) dan kita bayar bensinnya di kasirnya minimarket itu. Tapi nggak tahu juga sih ada yang pakai kartu ginian di mesinnya atau kaga. Kalau ada kartu sih lebih praktis dan cepet sih ya, hehehe…

    Btw, itu kok ada windmill? Huahaha, ternyata windmill bukan punya Belanda aja ya *ya iyalah *.

    Eh, itu tanda yang di perumahan yang ada gambar rusanya itu artinya apa? Apakah “hati-hati, ada rusa terbang”? wkakakaka… . Btw, mirip sama Istana Bunga di Lembangnya yang bagian mananya tuh? Maksudnya di dalam kompleks perumahannya atau di luarannya? hahaha #dibahas

    Yoi, disini juga gitu sekarang. Cuaca cerah dan terik tapi dinginn (tapi cuaca yang kayak gini memang favoritku sih, nggak suka panas soalnya, huahaha )

    Reply

    1. Bébé

      Ahaaa… hmm, mungkin di sini ada juga pom bensin model gitu tapi seringnya aku liat tanpa kios sama sekali (kayak tempat aku ngisi kemarin)

      Pakai kartu sih memang jadi praktis abis.. Karena ga perlu antri kasir dll..

      Hahahaha.. di sini lumayan banyak loh windmill.. tapi kayaknya yang duluan ngambil hak paten Holland ya? wkakakak.. *makin ngarang*

      Tanda petunjuk jalan gitu umum loh di Swedia, terutama di daerah utara. Kadang di beberapa bagian jalan ada papan yang sama dengan gambar moose.. Soalnya kadang suka ada moose yang tiba2 aja lewat kalo kita ga ati2.. Dan karena lambang itu ada di dalem cagar alamnya, jadi supaya yang bawa mobil ati2, siapa tau ada rusa lewat mendadak dari kanan atau kiri jalan.. ^_^

      Ah iya.. villa istana bunga.. hiih dia hapal aja.. Di dalem komplek villa-nya Ko.. kan jalannya ga terlalu besar tuh.. dan kebanyakan villa di kanan kiri yang letaknya agak berbukit2.. nah kurang lebih kayak gitu deh..

      Huaaaa… aku juga suka sih ademnya.. cuma udah mulai bosen pake jaket tebel terus.. jadi mau yang panas2 sebentar.. hihihi

      Reply

  4. Paramitha Nasimova

    Ahh udh selesai nih critanya??? Tambah lg dooonnnggg (Hehhehee brasa pemred). Seruuu bgt mba’In seneng deh baca blog’mu soalnya bagus tulisannya, rame, bnyk photo. Dtunggu lg crita slanjutnyaahhh…

    Reply

    1. Bébé

      Yang jalan2 ini udah mit.. Doain bisa jalan2 lagi yaaah… hihihi..

      Makasih loh darling.. aku juga seneng dikomenin.. jadi tau ga lagi ngobrol sendirian.. hahaha..

      Siph deeeeh..

      Reply

  5. Ristin

    iiii.. aku tau juga itu dingin… walo matahari terik kayak gtu… hihihihi… tapi aku selalu naksir sama foto – fotonya… rasanya tuh aku ketarik masuk ke dalam foto*lebay.. hahahaha… maksudnya.. fotonya bagus… jadi pengen kesana lihat langsung hehehe….. Eh bener tuh dep… kudu beli mobil biar jalan2nya bisa lebih puas… ditunggu ya ceritanya jadi sama bubu dibeliin mobil apa…. ASIIIKKKKK….. bisa nebeng…. *ngarep yang aneh….

    Reply

    1. Bébé

      hahahahahaha.. iya nih, pada bisa nebak bener semua ternyata… aku jadi maluuu.. hahahaha..

      Alhamdulillah kalo suka fotonyaaa.. jadi tambah semangat loh belajar lagi biar tambah ok..

      Semoga beneran dibeliin ya mba.. masih ngerayu2 mulu nih.. hahahaha.. dianya mah lempar batu sembunyi tangan.. kasih pengharapan ke istri abis itu ngabur.. wkakakakak…

      Reply

  6. anggie

    Panaaaas ga laaah.. baju tebal gitu.. Hihihi… Dsana aja pemandangannya udah bagusss.. bersih.. rapi dan natural bangeeet…
    Gratisss apalagi…. HIhihih… Cita2 aaahhh… mo ksanaaa

    Reply

    1. Bébé

      hahahaha.. ketebak lagiiii kalo dingin..

      Amiiiiin.. semoga cita2nya bisa jalan2 kesini tercapai..

      Reply

  7. Mayya

    Waaaaahhh…bagus pemandangannya ya beee! Serasa ikut liburan juga ama bebe nih!
    Aku paling suka pemandangan mercusuar itu deeeh! Pantai is my favorite place in the world!

    Ya iyalah dingin, jelas pakai jaket ama topi begitu hehehe

    Makasih ya be udah cerita perjalanannya, suer aku jadi terhibur banget *Maklumlah emak2 rumahan*

    Aku doain deh bubu banyak rejekinya jadi bisa beliin mobil biar sering honeymoon trip kalian berdua hehehe *jgan lupa dishare juga ceritanya*

    Reply

    1. Bébé

      Yang di Naturum bagus banget May… susah diungkapkan kata2 deh..

      Hahahaha.. ketebak lagi pan sama dirimu.. hahahaha..

      Amiiiiin.. semoga ada rejekinya bisa punya mobil sendiri, jadi bisa lebih banyak jalan2nya.. dan ceritanya juga.. ^__^
      Seneng banget loh aku kalau bisa menghibur lewat cerita aja..

      Reply

  8. anggie

    Panaaaas ga laaah.. baju tebal gitu.. Hihihi… Dsana aja pemandangannya udah bagusss.. bersih.. rapi dan natural bangeeet…
    Gratisss apalagi…. HIhihih… Cita2 aaahhh… mo ksanaaa…

    Reply

    1. Bébé

      Wah… komennya echo nih kayaknya..

      Reply

  9. Angels

    Be..please take me there *memelas* :)))

    Awannya kayak deket banget sama daratan. Bagus2 Be foto2nya 😀

    Reply

    1. Bébé

      Sini-sini.. aku siapin pintu kemana aja-nya Doraemon dulu yaaaa… ^__^

      Huaaaaah.. yesss.. asiiik kalo suka.. ^__^ tapi emang pas banget awannya lagi bagus..

      OOT nih.. Aku udah beli eyeliner kayak yang dirimu beli Ngel.. Enaaaak pakenyaaa.. aku sukaaaaa.. ga sia2 nitip adek beliin di Indo kemarin.. ^__^

      Reply

      1. Angels

        hihihihi yg maybelline bukan Be? Mantab ya! XD

        Reply

        1. Bébé

          Iyaaaaaa.. karena di sini mahal gila, akhirnya pas kemarin mertua lagi liburan ke Indo langsung bilang adek buat beliin trus titip ke mertua.. Bedanya lumayan banget soalnya..

          Tapi emang mantap dipakenya.. Setelah nyoba yang pensil, yang cair, baru kali ini hasilnya kayak yang gw mau.. *fiuuuh*

          Reply

  10. Leny

    kastilnya kayak rumah yatim piatu di film2.. hihihiii
    kalo musim panas Naturum Kullaberg pasti indah banget ya.. jalanannya jadi rimbun *hehe sok tau*

    Reply

    1. Bébé

      Hahahaha… iya juga yaaa.. aku baru kepikiran loh kalo mirip.. wkakakaka

      Curiganya sih gituuu.. makanya kalo musim panas, rame banget di sana.. Musim gugur juga pasti bagus banget tuh.. daun2nya udah berubah warna… Jadi pengen kesana lagi kaaaaaan…

      Reply

  11. Candela

    Baguuuuuuuuuuuusssssssssssssss……

    Reply

    1. Bébé

      Ma’aciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…

      Reply

  12. misstitisari

    selalu suka sama fotofoto laut dan pantai walaupun ngga suka pantai dan laut
    biru banget langitnyaaa 😀

    Reply

    1. Bébé

      Biru banget yaaaah.. aku juga suka banget liatin awannya.. Kayaknya lega aja kalau liat ke atas.. ^_^

      Btw, kok ga suka pantai dan laut? mengapakah? *kepo mode:on*

      Reply

  13. katrin

    Oh, bebe, sbenernya gw baca dari perjalanan yg pertama tapi komennya langsung di sini ajah ya… Meminjam kata2nya Agnes Monica di Indonesian Idol minggu lalu..”(Foto-foto)mu BAGUUUSSSS SEKALIIII”… Bikin diriku pengen jalan-jalan ke Swedia huehehehe… Ajarin sotosop biar potonya cakeps kayak punya Bebe dong..(background sound: tutorial…tutorial…tutorial…)..

    Be, kok ga nampak penghuninya kastil Krapperup ya?…#menurutngana…

    Reply

    1. Bébé

      hahahaha.. ternyata harus sampai mengutip Agmon.. hihihihi..

      Hmmm.. sotosop foto yang mana nih? siapa tau nanti lagi bengong2 bisa bikinin tutorialnya.. ^__^

      Iya tuh, ga keliatan penghuninya.. padahal kan mau numpang makan siang di sana..

      Reply

  14. niee

    waahh klo ada tanda rusa gt hati2 mbak be.. siapa tahu rusanya kesurupan (kayak fil the rings :p )

    aahh suka.deh dengan foto2nya.. 😀

    Reply

    1. Bébé

      ada Niee emangnya?? di film yang manaaaa??? jadi parno deh.. P

      Aih maacih loh neng.. ^__^

      Reply

  15. Leony

    Aaaaaaammmiinnnn…. Sebagai mantan manusia yang dulu tinggal di daerah dengan extreme winter, saya tahu sekali, kalau cuaca terang di musim dingin, itu artinya LEBIH DINGIN DARI BIASANYAAAAAA… brrr… dan kalau salju turun, justru lebih angeeettt 😀

    Aku tak tertipu sama mataharinya hahahaha…

    Reply

    1. Bébé

      Huahahaha… Berarti diriku bener2 gatot lah bergaya tengil di post…

      Tapi aneh yaa, terang malah tambah dingin.. Kok ya bisaaaa??

      Reply

  16. ladeva

    Be…nyewa pilla pilla pilla *kupluknya kayak yang di Puncak-Puncak* -> langsung dipelototin Bebe hehhee….

    Semoga bahagia terus sama Bubu 🙂

    Reply

    1. Bébé

      huahahahaha.. emang mirip yaa?? Padahal harga kupluknya mahal loooh.. cukup lah buat beli rumah *lebay*

      Amiiiiiin.. thank you ya Dev..

      Reply

  17. Maya

    Foootoonya bgs bgt. Jadi pengen kesana hihihihiih. Amiiin amiin aminn mudah2an tercapai mobilnya hihihihi. Jadi kalau aku main kesana kita bisa jalan2 hihihihih.

    Reply

    1. Bébé

      Thank you mba.. ^__^

      Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin… iya nanti Will sama om Bubu ganti2an nyetirnya yaaa.. *ini jangan2 ngomongin mobil2an*

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *