Cerita Pulkam Dengan Emirates

Ga seperti rencana pulang kampung tahun 2015 lalu yang sudah ditata rapi sejak 6 bulan sebelum berangkat, plan kami untuk pulkam kemarin bisa dibilang setengah dadakan. Niat awal kami sebenarnya pingin pulkam sekitar ramadhan tahun 2018 ini. Eh ternyata Bubu ada urusan kantornya, jadilah jadwalnya musti dimajuin dan kami pun memutuskan untuk pulkam sebelum tahun baru. Karena agak dadakan (cuma punya waktu untuk ngurus semuanya — termasuk paspor-paspor adek E,...

Indonesia Trip, According to My IG Feed

Liburan telah usai dan sekarang kami pun sudah kembali ke dinginnya udara Swedia. Lumayan berasa juga, dari panas konstan disekitaran suhu 32°C, langsung turun ke 7°C plus angin kencang. Semoga sih perubahan suhu yang signifikan ini ga disertai dengan flu atau demam. Aku udah tjapek sakit terus selama di Indonesia. huhuhu Eniweeeiii… Setelah selesai beberes barang-barang di koper, gue iseng meratiin feed Instagram gue di akun bebenyabubu. Ternyata dari semua...

The Food List

Kesempatan pulang kampung yang jarang datang membuat gue cukup kalap ketika disuruh membuat list “things to do” saat di Indonesia. Pinginnya seeeeeeh daku diajak liburan ke Bandung, Bali, Belitung, Malang, atau Lombok gituuuh. Tapi karena ujung-ujungnya kepentok budget, ya ga kesampean deh. Huhuhuhu.. Karena itulah, daripada meratapi yang tidak bisa terjadi, akhirnya gue bikin list yang lebih realistis aja, yaitu…. “The Food List” alias daftar makanan/minuman yang musti dicoba selama...

Staycation at Ancol (Part 1 – Dufan)

Berniat liburan bareng ortu, awalnya gue berencana untuk mengunjungi kota Bandung lagi seperti yang kami lakukan waktu gue pulkam terakhir kali, dua tahun yang lalu. Tapi setelah melihat kondisi tol arah Cikampek yang super horor setiap harinya, nyokap menyarankan untuk liburan di daerah Jakarta aja dan menyebut Ancol sebagai tujuan utamanya. Alasannya karena lumayan banyak pilihan kegiatan di sana. Kalau bosen di hotel, masih bisa pilih main ke Dufan, Atlantis,...

Be, Kurus Banget Sih!

Dan berbagai macam variasi kalimat dengan maksud yang sama pun seperti menjadi pembuka nyaris setiap orang yang ketemu gue secara langsung. Dari emak gue sendiri, lanjut ke adek (waktu kami ketemu di bandara Changi kemarin), dan kemudian teman-teman yang sudah sempat bersua selama perjalanan pulkam ini.

Kita stop dulu sebentar untuk sebuah penjelasan… No, gue ga tersinggung sama sekali ya akan komentar yang gue terima soal kurus ini. Beneran deh.

The thing is, harus gue akui, gue emang kurus banget. Berat badan gue sekarang bisa dibilang berat badan teringan selama ini. Kayaknya ga jauh dari sekitaran 40 – 42 kg aja. Cukup lumayan jauh kalau dibanding BB normal gue, yang seharusnya disekitaran 45kg. Makanya, kalau ada yang komentar kekurusan, gue cuma bisa bilang “iyaaaaa, emang niiiiih”.. hahahaha

Penurunan berat badan gue setelah melahirkan adek E emang termasuk yang super cepat. Kalo ga salah inget yaaa, hanya 3 bulan sejak Adek E lahir, gue udah balik ke BB semula di 45kg. Setelah itu bukannya stop, tapi malah terus dan terus turun. Sampai titik dimana gue merasa ketakutan sendiri karena kok rasanya gue makan normal-normal aja tapi BBnya ga nambah-nambah. Trus itu lemak-lemak pada lari kemanaaa??

(more…)